Keseruan Sunsilk Hijab Hunt 2018 Surabaya

Berhijab bukan lagi menjadi alasan yang bisa membatasi bakat dan kemampuan kita. Sebagai muslimah kita dituntut untuk tampil percaya diri dengan kemampuan yang kita punya. Dengan rasa percaya diri itulah menjadikan kita sebagai hamba yang bersyukur. Teman-teman berhijab? Punya kemampuan, bakat maupun prestasi?.

Nah, hari sabtu 7 April 2018 kemarin saya berkesempatan hadir untuk menonton langsung ajang pencarian bakat muslimah Sunsilk Hijab Hunt Surabaya 2018 di atrium Grand City mall Surabaya. Audisi pada hari pertama berhasil menarik antusias 250 peserta yang siap menampilkan bakat serta kemampuan mereka.

Tidak jauh berbeda dari Sunsilk Hijab Hunt di tahun sebelumnya, bakat yang ditampilkan pada audisi kali ini cukup beragam. Mulai dari bernyanyi, akting, modelling, balet, hingga pantomim. Audisi hari pertama dibuka dengan registrasi ulang para peserta yang sudah mendaftar beberapa hari sebelumnya. Sekitar pukul 10.00 ratusan peserta sudah mulai mengantri untuk melakukan registrasi ulang.


  Antusias Peserta Sunsilk Hijab Hunt 2018 Surabaya


Sunsilk Hijab Hunt 2018 yang digelar oleh detikcom dan Sunsilk berhasil mendapat antusiasme dari peserta. Terbukti, para peserta datang tidak hanya dari Surabaya, tapi juga datang dari daerah sekitarnya, seperti Sidoarjo, Gresik, Madura, Ponorogo, bahkan Makassar. Untuk audisi tahap pertama, digelar di Surabaya pada Sabtu dan dilanjutkan keesokan harinya Minggu 8 April 2018.

Melihat antusias peserta rasanya saya sudah tidak sabar lagi menyaksikan mereka menampilkan kemampuan terbaiknya. Tidak hanya cantik, ataupun memiliki tubuh yang proposional. Dalam ajang Sunsilk Hijab Hunt ini peserta dinilai dari kepintaran mereka mengenai wawasan serta utamanya tentang agama.

Akan ada 20 nama yang berhak lolos ke tahap berikutnya esok hari. Berbeda dari audisi pertama, pada tahapan ini kontestan akan memamerkan bakatnya di hadapan dua juri utama. Mereka adalah Soraya Larasati dan Terry Putri yang sudah berpengalaman di dunia akting hingga modeling. Nantinya hanya dua hijabers yang bakal dipilih sebagai pemenang dari audisi hari kedua.


Setelah registrasi ulang semua peserta dipersilahkan duduk sambil menunggun giliran untuk masuk ke ruang audisi yang di dalamnya sudah siap 3 juri. Surprisenya lagi nih, ternyata ada salah satu peserta yang memiliki bakat tilawah Al Qur’an lantunan ayat yang dibawa secara merdu mampu membius para penonton dan utamanya saya.

Setelah peserta audisi Sunsilk Hijab Hunt Surabaya selesei melakukan pendaftaran ulang, semua yang hadir pagi itu dihibur oleh penampilan band rock dari Galfarock. Selama acara berlangsung juga diadakan kontes foto dan live tweet yang hadiahnya lumayan banget yakni voucher belanja senilai Rp. 500.00,-.

Pada audisi Sunsilk Hijab Hunt 2018 di Grand City Mall, Surabaya, Jawa Tmur, Sabtu (7/4/2018) ternyata kedatangan tamu spesial, yakni Walikota Tri Rismaharini atau yang kita kenal Bu Risma. Kedatangan Bu Risma sempat menyita atensi para peserta ajang pencarian hijabers berbakat yang digelar oleh detikcom dan Sunsilk itu.


Sunsilk Hijab Hunt 2018 bukan sekadar ajang pencarian bakat saja , tetapi menurut bu Risma juga melihat Sunsilk Hijab Hunt sebagai wadah yang tepat bagi para hijabers menumbuhkan rasa toleransi karena diajak untuk keluar dan menunjukkan bakat yang mereka miliki.

"Hijab bukan lagi penghalang untuk berprestasi dan bergaul dengan khalayak luas yang datang dari berbagai suku dan agama. Saya pikir ini ruang yang bagus untuk mengasah rasa tolerasi kita," kata Risma kala itu.

Pada audisi di hari kedua keesokan harinya sudah siap 20 peserta terpilih kembali beraksi untuk memikat hati juri yakni Soraya larasati dan Terry Putri. Tidak mudah untuk bisa menarik perhatian juri jadi peserta mulai mengeluarkan semua kemampuannya. Akhirnya, bersama Fadila Yahya, Tia Sahfira dinobatkan sebagai juara Sunsilk Hijab Hunt 2018 di Surabaya.


Sebagai pemenang, selain mendapatkan uang tunai Rp 1 juta dan produk Sunsilk, Tia dan Fadila akan mewakili Surabaya di babak grand final yang akan digelar di Jakarta pada Juni mendatang. Mereka akan beradu bakat dengan perwakilan dari Bandung, Medan, Makassar, Palembang, Jakarta, dan Yogyakarta.

Well, senang sekali rasanya bisa melihat langsung ajang pemilihan muslimah Sunsilk Hijab Hunt 2018 di Surabaya ini. Rasa percaya diri mereka, bakat yang dimiliki serta penampilan yang menarik menjadi bukti kalau sebagai muslimah kita tidak boleh minder dengan yang ada dalam diri. Rasa percaya diri yang sesuai porsinya merupakan wujud syukur kepada Allah.

3 komentar:

  1. Semoga perwakilan dari Surabaya bisa menang sampai grand final mendatang.

    BalasHapus
  2. Pasti seru lihat acara yang beginian, tapi sayang aku belum pernah

    BalasHapus
  3. Baru tahu ada yang dari Madura juga :D

    BalasHapus

Jangan lupa berkomentar ya, tinggalkan alamat blognya biar bisa balik berkunjung.

Terima Kasih.