facebook instagram twitter

Riska Ngilan

  • Home
  • About
  • Kategori
    • Pengalaman
    • Sponsored Post
    • Perempuan
  • Disclosure
Setelah kemarin berhasil menyelesaikan tantangan menulis blog selama 30 hari di hari pertama. Sekarang sudah masuk hari kedua, tema yang dibahas kali ini adalah Apa Tema Blog Favoritmu?. Hmm, kalau bicara soal tema blog saya agak gimana gitu tapi ya nggak gimana-gimana banget, hehehe.

Jujur, di blog saya ini sebenarnya tidak ada niche khusus yang selalu saya bahas. Karena apa? Karena sesuai dengan tagline pada blog ini yakni berbagi pengalaman hidup. Kemarin sudah saya bahas kalau salah satu hal yang bisa membuat saya bahagia karena menulis di blog adalah bisa berbagi pengalaman, pengalaman apa saja yang sekiranya bermanfaat bagi teman-teman yang membaca setiap tulisan saya.

Baca Juga : Kenapa Menulis Blog?

Tapi kembali lagi kalau ditanya Apa Sih Tema Blog Favoritmu? Tema blog favorit saya adalah Lifestyle kita lihat saja semoga nggak berubah ya, hehehe. Nggak jauh-jauh dari pengalaman hidup sebenarnya, bisa cerita tentang anak, keluarga, kuliner, travelling dan apa saja. Karena saya suka membaca apa saja yang penting menarik untuk dibaca dan tentu No Hoax ya.


Jadi, Apa Tema Blog Terfavorit?


Saya bingung kalau disuruh memilih niche mana yang paling disuka, karena bagi saya setiap tulisan itu punya cerita dan pengalaman sendiri. Nah, kalau sedang blog walking alias BW pun saya senang membaca tulisan blog dengan beraneka ragam tema. Bukan cuma menarik tapi tentunya nggak membosankan.

Kalau sedang ingin baca tulisan bertema tertentu biasanya saya langsung ke blog yang dituju karena saya punya daftar list blog yang jadi kesukaan saya. Selama isinya bermanfaat tentu lah saya senang membacanya. Namun, akhir-akhir ini tepatnya setelah menjadi ibu saya lebih antusias membaca tulisan mengenai parenting.

Bukan hanya untuk sekadar bahan bacaan tapi tentu menambah ilmu untuk membesarkan dan mendidik anak. Selain teori parenting yang kerap saya baca dalam beberapa tulisan blog, saya juga tertarik membaca pengalaman ibu-ibu dalam membesarkan anak. Banyak sudut pandang yang bisa saya dapatkan melalui pengalaman orang lain.

Tentu saja kebiasaan ini membawa pengaruh dalam gaya menulis saya saat ini, saya jadi keikut menulis pengalaman saya membesarkan Mirza. Terlebih saat ini dia sedang masuk masa tantrum. Ditambah lagi saat ini sedang ngehits pembahasan mengenai body shamming (pembullyan).

Tentu topik body shamming menjadi tema bahasan dalam dunia parenting. Melalui tulisan-tulisan tersebut saya belajar untuk mangatasi keadaan dimana (semoga nggak pernah) anak saya menjadi korban bully. Dan senangnya lagi pagi ini saya membaca tulisan Body Shamming oleh mbak Ade Kumalasari.

Beliau adalah seorang travel blogger yang menetap di Jerman bersama anak dan suami. Mbak Ade berbagi catatan menghadapi anak yang mengalami Body Shamming. Saya sedih sekali kalau mendengar ada anak yang dibully oleh temannya dan dijadikan bahan candaan sampai anak tersebut down mentalnya.

Wah, pembahasannya sepertinya sudah mulai menegang dan agak kemana-mana ya. Baik, kita balik ke topik tulisan saja ya. Selain tema parenting saya juga lagi suka dengan tema pernikahan pokoknya segala hal yang membahas mengenai rumah tangga. Biasanya saya suka mampir di blog mbak Grace Melia dan mbak Annisast.

Pembahasannya juga macam-macam salah satunya kalau membahas tentang keuangan rumah tangga, bagaimana mengatur keuangan, apa harus punya rumah?, tentang memilih day care untuk anak, cerita tumbuh kembang anak, menghadapi rasa cembru pada pasangan dan sebagainya.

Apa saja tema tulisannya selagi menarik dan memang saya lagi pengen baca pasti saya baca. Duh, kok kedengarannya kayak plin-plan begini ya? Hehehe. Karena bagi saya membaca tulisan di blog termasuk ke dalam list me time. Namanya juga me time kan, kalau nggak bikin kitanya happy dan enjoy buat apa?.

Dan lagi kalau kitanya happy membacanya pasti mudah terserap oleh pikiran dan kita paham dengan maksud serta tujuan dari tulisan tersebut. Jadi, apa tema blog favoritmu, Cha?. Apa saja asalkan menarik, dan lagi pengen saya baca. Tapi kalau boleh sebut dua tema blog tadi yang menjadi favorit saat ini yakni parenting dan pernikahan.
Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Menulis di blog merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan bagi saya. Memulai menulis di blog sejak tahun 2011 lalu, waktu itu saya tertarik untuk menulis di blog karena senang membaca postingan teman-teman di Tumblr. Ya, bagi kalian yang pernah aktif di Tumblr pasti akan setuju kalau platform tersebut sungguh menginspirasi.

Dari sana lah perlahan saya memberanikan diri untuk membuat sebuah blog sederhana yang bisa saya isi dengan tulisan sederhana dan ala kadarnya. Awal-awal menulis jujur saya merasa kesulitan, kesulitan menemukan ide, kesulitan merangkai kata menjadi kalimat yang enak untuk dibaca dan semuanya.

Sampai akhirnya saya tahu kalau semua penghalang itu hanya ada kalau saya “Tidak Lepas” saat menulis. Menulis saja, tidak usah banyak pikir, tidak usah banyak berharap tulisan yang kita tulisan akan menjadi apa atau berapa banyak orang yang akan membacanya. Sejak itu saya mulai mencintai kegiatan ini, menulis di blog.


Kenapa Menulis Blog?


Kalau teman-teman bertanya kenapa saya menulis di blog alasannya karena sebenarnya menulis di blog membuat saya menemukan banyak hal yang membahagaikan. Terdengar klise, Cha. Tidak juga, saya akan sebutkan satu persatu hal bahagia apa yang saya dapatkan karena menulis di blog.

1. Bisa Mengungkapkan Isi Hati

Bagi saya blog itu seperti sebuah buku diary, ya meskipun memang tidak semua hal pribadi bisa saya tuliskan di blog. Tapi menulis di blog membantu saya untuk mengeluarkan semua uneg-uneg yang ada di dalam hati. Entah kenapa setelah menulis di blog ada perasaan lega yang tidak bisa ditukar dengan apapun. Lebhay! Hehehe.

Bukan cuma sebagai tempat untuk curhat tapi menulis di blog bisa menjadi self healing yang ampuh banget. Itu kenapa setiap kali selesai menulis di blog saya selalu merasa bahagia. Merangkai pengalaman menjadi cerita yang enak untuk dibaca pembaca blog.

2. Branding Diri

Yang awalnya saya memakai platform Blogger gratisan kemudian tahun 2015 saya resmi mempunyai blog dengan nama sendiri, Riska Ngilan. Menulis di blog membantu saya untuk membranding diri, semua akun media sosial saya pun saya beri nama yang sama supaya orang-orang yang membacanya selalu ingat dan kenal dengan Riska Ngilan.

Termasuk kalian yang sedang membaca tulisan saya saat ini. Menulis di blog memberikan arti yang positif yakni menciptakan sebuah wadah tempat saya berkarya dan menciptakan sentuhan pribadi di dalamnya. Teman-teman akan mengenal siapa saya, bagaimana jalan pikiran saya, apa saja yang menjadi perhatian saya, serta apa saja bidang yang saya minati dan kuasai.

3. Berkesempatan Masuk ke Komunitas Blogger

Menjadi blogger pun juga ada komunitasnya lho. Lagi-lagi karena menulis di blog saya bisa masuk dan bergabung dengan beberapa komunitas Blogger, salah satunya adalah Blogger Perempuan. Dari sana saya bisa menemukan banyak teman baru, pengalaman dan ilmu yang baru. How happy i am.

4. Diundang Ke Berbagai Macam Event Menarik

Entah berapa banyak event yang pernah saya datangi karena menulis di blog. Iya, cuma dengan menulis di blog kalian bisa lho datang ke event besar yang sangat menarik dan tentunya bermanfaat. Apalagi sebagai ibu rumah tangga yang 24 jam selalu ada di rumah, kesempatan seperti ini sungguh sangat membahagiakan.

5. Mencoba dan Mereview Produk Terbaru

Sering kali sebelum suatu produk di lepas ke pasaran saya terpilih untuk mencobanya terlebih dulu. Kok bisa, Cha? Bisa dong!. Cuma dengan menulis di blog kesempatan langka seperti itu juga bisa teman-teman dapatkan. Semua produk yang dikirim juga gratis, sebagai feedbacknya saya diminta untuk menuliskan pengalaman saya di blog.


6. Bertemu Berbagai Macam Lapisan Masyarakat

Karena menulis di blog saya bisa bertemu berbagai macam lapisan masyarakat. Saya pernah bertemu dengan Menteri, Kapolda, Kapolres, Bupati, Tukang Becak, Pedagang, Pengusaha dan masih banyak lagi. Bukan hanya bertemu tapi saya bisa berinteraksi langsung dengan mereka. Sungguh pengalaman yang sangat menyenangkan dan langka bukan?.

7. Menulis di Blog Itu Mudah

Banyak teman yang bertanya pada saya bagaimana cara membuat blog? Atau bagaimana cara menulis di blog?. Saya selalu bilang pada mereka kalau menulis di blog itu mudah, bisa dari handphone. Membuat blog juga mudah, ada banyak banyak tutorial membuat blog yang bisa kalian temukan di internet. Jangan terlalu dipikir, dicoba saja dulu.

8. Suka-Suka Saya

Menulis di blog membuat saya bebas menjadi diri saya sendiri, berekspresi sesuai keinginan saya dan menulis dengan gaya serta karakter saya. Tidak ada tuntutan harus begini begitu, semua itu membuat saya merasa enjoy saat menulis. Mau menulis tentang apa saja, panjang atau pendek tulisannya semua terserah saya.

9. Rumah Kedua

Bagi saya blog sudah seperti rumah kedua yang harus selalu dirawat, dijaga dan ditata. Sebagaimana layaknya rumah sungguhan, agar blog kita banyak dikunjungi oleh pembaca maka tugas kita adalah merawatnya. Menulis tulisan yang bermanfaat, mengatur template blog yang mudah di klik dan resposible.

Nah, untuk urusan merawat blog ini biasanya saya dibantu oleh suami yang ahli mengutak atik tampilan blog. Jadi, kalau blognya sudah rapi dan sudah bagus sayang sekai kalau tidak diisi dengan tulisan. Saya bisa cukup betah berlama-lama duduk di depan laptop sambil “Mengurus” blog ini.

10. Ini Adalah Profesi Saya

Well, pada point terakhir akhirnya saya mengaku kalau menulis di blog merupakan profesi resmi saya setelah resign dari kantor sejak dua tahun yang lalu. Sejujurnya tidak mudah untuk memutuskan berganti profesi dari karyawan kantor menjadi seorang blogger yang dibayar dengan menulis di blog.

Tapi dengan kebulatan tekad alhamdulillah, saya mantap menjalaninya dengan sepenuh hati dan profesi saya yang baru ini sangat membantu perekonomian keluarga. Banyak tawaran menulis, Sposored Post, Buzzer dsbnya yang datang karena saya rajin menulis di blog. Yang awalnya cuma untuk tempat curhat sekarang menulis di blog menjadi ladang mengais rejeki.

Karena semua alasan yang bagi saya membahagiakan itulah saya menulis di blog. Ketika saya menulis di blog, ketika tulisan saya bermanfaat bagi pembaca, ketika para pembaca blog saya merasa “Kedekatan” yang lebih dengan saya, ketika pembaca blog saya menunggu tulisan terbaru, bahkan ketika pembaca blog ini tetap betah mampir walaupun itu tulisan berbayar.

Lewat tulisan ini saya mau sampaikan ucapan terima kasih kepada teman-teman semua. Saya akan tetap menulis di blog entah sampai kapan mungkin sampai sayu tua nanti. Yang jelas karena menulis di blog saya merasa bahagia sekali. Menemukan banyak hal yang membahagiakan yang mungkin tidak bisa saya dapatkan dari tempat lain kecuali blog.
Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Older Posts

Pencarian

About me

About Me

Halo, perkenalkan saya Riska, seorang istri dan ibu dari satu putra. Suka menulis tentang hal apa saja khususnya yang saya pahami. Selengkapnya

Follow Us

  • facebook
  • instagram
  • twitter

Labels

Kecantikan Kesehatan Keuangan Opini Parenting Pengalaman REVIEW Sponsored Post wisata

recent posts

Komunitas

About Me

Blog Archive

  • ►  2015 (39)
    • ►  Juni (9)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  September (3)
    • ►  Oktober (12)
    • ►  November (10)
  • ►  2016 (84)
    • ►  Januari (8)
    • ►  Februari (7)
    • ►  Maret (4)
    • ►  April (1)
    • ►  Mei (6)
    • ►  Juni (20)
    • ►  Juli (12)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  September (1)
    • ►  Oktober (9)
    • ►  November (3)
    • ►  Desember (10)
  • ►  2017 (68)
    • ►  Januari (6)
    • ►  Maret (4)
    • ►  April (5)
    • ►  Mei (13)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  September (2)
    • ►  Oktober (8)
    • ►  November (5)
    • ►  Desember (10)
  • ►  2018 (102)
    • ►  Januari (6)
    • ►  Februari (6)
    • ►  Maret (11)
    • ►  April (12)
    • ►  Mei (11)
    • ►  Juni (7)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Agustus (10)
    • ►  September (11)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  November (12)
    • ►  Desember (8)
  • ►  2019 (71)
    • ►  Januari (4)
    • ►  Februari (6)
    • ►  Maret (6)
    • ►  April (7)
    • ►  Mei (6)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Agustus (6)
    • ►  September (6)
    • ►  Oktober (13)
    • ►  November (2)
    • ►  Desember (4)
  • ►  2020 (41)
    • ►  Januari (4)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Maret (2)
    • ►  April (5)
    • ►  Mei (4)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  September (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  November (3)
    • ►  Desember (6)
  • ►  2021 (67)
    • ►  Januari (5)
    • ►  Februari (7)
    • ►  Maret (2)
    • ►  April (8)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Juni (7)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  September (5)
    • ►  Oktober (7)
    • ►  November (4)
    • ►  Desember (8)
  • ►  2022 (67)
    • ►  Januari (4)
    • ►  Februari (7)
    • ►  Maret (6)
    • ►  April (11)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Juni (7)
    • ►  Juli (9)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  September (4)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  November (4)
    • ►  Desember (6)
  • ►  2023 (43)
    • ►  Januari (3)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Maret (3)
    • ►  April (4)
    • ►  Mei (5)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  September (6)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  November (2)
    • ►  Desember (7)
  • ►  2024 (29)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Mei (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Oktober (10)
    • ►  November (5)
    • ►  Desember (3)
  • ▼  2025 (4)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Mei (2)
    • ▼  Agustus (1)
      • Cara Praktis dan Aman dari Gangguan Spam Call

Created with by BeautyTemplates