Budi Daya Maggot oleh Arky Wahab Bisa Ubah Sampah Menjadi Uang

by - Rabu, Desember 14, 2022

Sebagai seorang ibu rumah tangga salah satu kegiatan rutin saya sehari-hari adalah membersihkan tumpukan sampah di rumah dan membuangnya di pembuangan sampah yang berada beberapa meter di belakang rumah. Jangan dibayangkan sebagai pembuangan sampah yang besar dan dikelola secara profesional ya.

Melainkan sebuah lahan kosong yang sengaja digunakan oleh saya dan beberapa tetangga untuk membuang sampah dan kalau sudah agak kering biasanya langsung dibakar. Awalnya saya tidak ada masalah dengan membakar sampah sampai akhirnya saya tahu kalau asap yang dihasilkan oleh sampah yang dibakar tidak baik bagi kesehatan.

Ditambah lagi jika asapnya menganggu tetangga lainnya, tentu akan sangat merugikan. Sudah tidak buang sampah di tempat tersebut tapi terkena asapnya. Masalah pun tidak berhenti di situ saja, saat hujan turun dan air menggenang tumpukan sampah terkadang ikut hanyut dengan air hujan sehingga berserakan kemana-mana dan menyebarkan bau yang tidak enak.

Sempat saya berpikir, apakah tidak ada solusi dengan permasalahan sampah ini? Sebenarnya saya bisa saja pergi keluar rumah untuk membuang sampah di tempat sampah khusus yang setiap pagi sampah-sampah tersebut diangkut oleh truk sampah. Tapi rasanya belum bisa menjadi solusi yang pas, apalagi jika melihat petugas kebersihan yang hampir setiap hari kewalahan menangani tumpukan sampah tersebut.

Arky Wahab dan Budi Data Maggotnya

Cerita Arky Wahab Penerima SATU Indonesia Awards Dengan Budi Daya Maggot


Saya tidak pernah menyangka kalau tumpukan sampah yang menjadi masalah sehari-hari bisa diselesaikan dengan budi daya maggot. Tapi apa itu maggot? Maggot merupakan belatung atau larva. Namun yang membedakan adalah kalau maggot memiliki fase larva dari Black Soldier Fly atau lalat tentara hitam.

Sedangkan waktu hidupnya lebih lama, dalam fase hidupnya, maggot ini steril karena tidak makan. Nah, maggot inilah yang dibudi daya oleh Arky Wahab salah satu pemuda inspiratif yang berasal dari Banyumas, Jawa Tengah untuk mengurai sampah bahkan bisa menjadi uang, menarik bukan?

Lanjut, maggot betina akan mati setelah bertelur, sedangkan yang jantan akan mati setelah kawin. Jadi tidak mencari makan di tempat-tempat yang kotor yang artinya tidak membawa penyakit. Menurut Arky, ternyata banyak tantangan ketika memulai budidaya hingga akhirnya menjadi bisnis.

Anaknya bahkan sempat protes karena bau sampah yang hinggap di tubuhnya setiap pulang ke rumah. Arky sendiri merupakan lulusan S-1 Teknik Geodesi dan Geometika Institut Teknologi Bandung. Dia tidak sendirian dalam melakukan budi daya maggot ini, dia juga menggandeng kelompok swadaya masyarakat (KSM) agar sampah yang dikelola semakin banyak.

Hasilnya tidak sia-sia, saat ini pihaknya telah mengolah sampah rumah tangga dari 5.800 rumah dan dari 80 instansi (sekitar 16 truk sampah per hari). Keseriusan dan ketekunannya dalam mengelola sampah melalui budi daya maggot tersebut telah mengantarkan Arky Gilang meraih apresiasi Satu Indonesia Award 2021 Tingkat Nasional Bidang Lingkungan.

Proses Budi Daya Maggot

Apresiasi tersebut menjadikan Arky semakin dipercaya oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk ikut serta mengelola sampah di wilayah yang memiliki potensi sampah secara keseluruhan mencapai kisaran 150 ton per hari itu. Ia pun terlibat dalam pengelolaan sampah di sejumlah tempat pengolahan sampah terpadu.

Yakni reduce, reuse, recycle (TPST 3R) dan tempat pembuangan akhir (TPA) di Kabupaten Banyumas. Bahkan saat ini, dia juga tengah menyiapkan mitra pengelola sampah di Kabupaten/Kota Tegal, Kabupaten/Kota Pekalongan, Kabupaten Klaten, Kabupaten/Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten/Kota Magelang, dan Kabupaten Gunungkidul.

Menurutnya apresiasi Satu Indonesia Award 2021 yang diraihnya telah menaikkan citra positif kegiatan pengelolaan sampah dan budi daya maggot yang dia tekuni selama ini. Kesimpulannya, dalam pengelolaan sampah, jika lengah sedikit saja bisa menjadi "bom waktu". Jika sampah tidak diselesaikan hari ini, volumenya akan bertambah pada keesokan harinya.

You May Also Like

0 komentar

Jangan lupa berkomentar ya, tinggalkan alamat blognya biar bisa balik berkunjung.

Terima Kasih.