facebook instagram twitter

Riska Ngilan

  • Home
  • About
  • Kategori
    • Pengalaman
    • Sponsored Post
    • Perempuan
  • Disclosure
Green jobs merupakan salah satu istilah pekerjaan yang peduli dengan lingkungan dan masa depan berkelanjutan, kira-kira itulah yang saya pahami dari webinar bersama Coaction Indonesia dan komunitas ISB beberapa hari yang lalu. Sama sekali tidak terpikirkan dalam benak saya kalau zaman sekarang ini ada pekerjaan yang memiliki konsep ramah lingkungan.

Saya sendiri sebagai orang awam hanya paham kalau bumi sudah semakin tua dan banyak sekali terjadi pencemaran maupun pengrusakan lingkungan. Seperti polusi udara, penebangan hutan secara liar, dan yang sering diberitakan media kalau gunungan es di Antartika yang semakin cepat mencair.

Tidak tinggal diam mulai dari pemerintah, LSM Lingkungan, dan semua pihak terkait menyerukan isu Global Warning maupun Climate Change. Semua pihak menyerukan untuk menjaga dan melestarikan lingkungan, waktu itu saya berpikir hal apa yang bisa saya lakukan untuk berpartisipasi menjaga kesehatan lingkungan?


Green Jobs


Green Economy Melalui Green Jobs


Berkembangnya isu Global Warning dan Climate Change disertai dengan munculnya berbagai teori, kebijakan hingga program tentang lingkungan. Saya pernah mendengar beberapa istilah mengenai lingkungan seperti Green City, Green Development dan yang baru saya tahu yakni Green Economy yang sedang digalakkan oleh pemerintah Indonesia di tengah masa pandemi Covid-19.

Pemerintah, pengusaha dan pekerja berinisiatif untuk terlibat langsung pada setiap kebijakan dan program yang menciptakan perekonomian yang hijau. Di sinilah peran green jobs untuk bisa menciptakan pekerjaan yang dapat mengurangi dampak terhadap lingkungan yang diakibatkan oleh perusahaan dan sektor perekonomian lainnya sehingga bisa menciptakan pelestarian lingkungan.

Korea Selatan

Negara ini berhasil tumbuh dengan dukungan green economy, dimana pemerintahnya mengalokasikan sekitar 80% paket stimulus untuk mendukung upaya perlindungan kelestarian hutan mereka melalui sektor ekonomi ramah lingkungan. Negeri Gingseng ini juga berfokus pada Green Growth Plan dengan jangka waktu lima tahun.

Korea Selatan telah mengalokasikan dana sebesar US$61 miliar di beberapa sektor yang terkait dengan perubahan iklim dan energi ramah lingkungan yang berfokus pada dua strategi utama yakni transportasi ramah lingkungan dan pengembangan teknologi.

Inggris

Pemerintah Inggris mendukung 2 juta pekerja ramah lingkungan pada tahun 2030 untuk mendukung rencana pemerintah membangun kembali yang lebih hijau dan mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050. Pemerintah telah menanamkan investasi hijau sebesar 2 miliar Poundsterling untuk merenovasi rumah dan bangunan umum agar lebih hemat energi yang berpotensi mendukung lebih dari 100.000 pekerja ramah lingkungan.  

Jerman 

Pemerintah Jerman mengumumkan paket stimulus ekonomi baru sebesar EUR 130 miliar. Ini mencakup beberapa langkah kuat untuk merangsnag pemulihan hijau dan mendorong ekonomi rendah arbon di Jerman. Salah satu langkah stimulus untuk sektor transportasi, EUR 7 miliar untuk mendukung penelitian dan pengembangan teknologi hidrogen di Jerman.

Green Jobs
Source : Coaction Indonesia

Seperti yang kita ketahui bahwa ketergantungan terhadap sumber energi fosil saat ini tidak dapat dibendung lagi. Hampir semua negara memiliki ketergantungan yang sama dan menjadikan energi fosil sebagai penyuplai utama untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri. Salah satunya adalah ketergantungan akan batubara yang sangat besar di Indonesia.

Menurut data yang saya baca di situs Mongabay Indonesia, peningkatan kebutuhan untuk energi lain seperti gas bumi diprediksi juga turut meningkat, dengan rata-rata pertumbuhan 3,9 persen per tahun. Hal ini bisa disebabkan karena harga batubara yang kompetitif dan pesatnya perkembangan industri berbasis batubara diantaranya semen, kertas, tekstil, dan lainnya.

Indonesia merupakan salah satu negara yang jumlah energi fosilnya sangat berlimpah. Energi fosil ini memberikan banyak penghasilan kepada negara kita selama bertahun-tahun. Tetapi, semakin lama jumlah energi fosil akan berkurang, bahkan bisa habis. Padahal untuk dapat berubah menjadi sumber energi diperlukan waktu berjuta-juta tahun dan beberapa hari saja untuk menghabiskannya.

Sumber daya alam dalam hal ini termasuk pula energi fosil yang dieksploitasi secara berlebihan akan mengakibatkan kerugian yang sangat besar. Tentu ini akan merugikan perekonomian global lebih besar. Hal ini tentu menjadi momentum bagi banyak negara untuk meninggalkan model ekonomi intensif karbon ke arah green economy.

Tantangan dan Peluang Green Jobs 


Sudah saatnya pembangunan ekonomi global dengan mengedepankan konsep Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia. Sejalan dengan konsep green economy, akan tercipta banyak pekerjaan ramah lingkungan (green jobs) yang terbentuk.

Selama ini banyak pekerjaan di sektor industri seperti daur ulang dan pengolahan limbah, energi biomass dan konstruksi cenderung bersifat berbahaya dengan upah kecil. Sekarang bagaimana upaya untuk mengalihkan pekerjaan-pekerjaan ini menjadi pekerjaan yang mampu melestarikan lingkungan hidup dan bermutu? Hal ini yang menjadi tantangan dalam pengembangan green jobs di Indonesia.

Green Jobs
Source : Coaction Indonesia


Mengapa Green jobs? Menurut data yang dikeluarkan ILO (International Labor Organization), pasar global untuk barang dan jasa berwawasan lingkungan saat ini mencapai US$ 1.370 Milyar per tahun dan saat ini menjadi US$2,740 milyar pada tahun 2020. Setengah dari pasar ini terkait dengan efisiensi energi dan keseimbangan di bidang pengelolaan transportasi, pasokan air, sanitasi dan limbah berkelanjutan.

Selain memiliki potensi pasar yang besar, green jobs juga mampu menyerap banyak tenaga kerja. Pekerjaan ramah lingkungan ini sudah ada di kawasan Asia Pasifik contohnya para penanam bakau dalam program adaptasi iklim di Vietnam, petani organik di Filiphina, pekerja restorasi lahan basah di Thailand hingga teknisi sistem energi matahari di China.

Teman-teman sampai di sini pasti bertanya, kira-kira jenis pekerjaan seperti apa sih yang ramah lingkungan yang sesuai dengan konsep dari green jobs? Sebenarnya ada banyak jenis pekerjaan yang bisa dijadikan pilihan. Beberapa pekerjaan yang berpotensi menjawab masalah perubahan iklim dan lingkungan diantaranya:

  • Pemulihan stok dan konstruksi hijau

  • Pengolahan limbah dan daur ulang

  • Transportasi umum

  • Pemulihan konstruksi hijau

  • Pertanian dan produksi pangan yang berkelanjutan

  • Kehutanan yang berkelanjutan (bersertifikasi) beserta mencegah deforestasi

  • Pengelolaan manufaktur dan rantai pasokan

  • Suplai dan efisiensi energi serta pelestarian biodiversitas dan ekosistem

Green Jobs di Indonesia, Bagaimana?


Pada ASEAN Labour Ministers Meeting (ALMM) ke-25, Indonesia bersama negara-negara tetangga juga menyatakan komitmennya untuk mengkampanyekan green jobs. Bahkan Indonesia secara sukarela berkomitmen untuk mengurangi emisi GHG-nya hingga 26 sampai 41 persen tahun 2020 melalui program Business As Usual-nya yang diluncurkan tahun 2005.

Green Jobs
Source : Coaction Indonesia



Mulai dilaksanakan di Indonesia sejak Agustus 2010 untuk jangka waktu dua tahun hingga Juli 2012. Proyek ini didukung oleh pemerintah Australia melalui Kemitraan ILO-Australia. Tujuan utamanya untuk mengembangkan kapasitas konstituen ILO dan mitra nasional dalam meningkatkan koherensi kebijakan di tingkat nasional agar dapat menghasilkan lapangan pekerjaan berwawasan lingkungan.

Selain itu untuk menciptakan transisi yang adil bagi para pekerja dan pengusaha menuju pembangunan yang ramah lingkungan, rendah karbon, serta ketahanan iklim di Indonesia. Hal ini sejalan dengan program lingkungan hidup PBB, United Nations Environment Programme (UNEP) yang mendefinisikan green economy sebagai rendah karbon, efisien sumber daya dan inklusif sosial.

Coaction Indonesia Mendukung Green Jobs Sebagai Pilihan Utama Anak Muda 


Salah satu sektor yang dapat mempercepat pemulihan ekonomi dan sosial Indonesia adalah energi. Melalui energi terbarukan akan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia untuk memperoleh kebutuhan esensial, seperti air bersih dan sanitasi, akses informasi dan pendidikan, peningkatan ekonomi lokal, literasi keuangan, hingga ketahanan pangan, dan mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih bersih.

Dimulai dari tahun 2018, Coaction Indonesia telah melakukan kampanye peningkatan kesadaran memperkenalkan transisi energi ke energi terbarukan yang berkelanjutan kepada khalayak luas, khususnya bagi anak muda berusia 18 hingga 30 tahun, melalui sudut pandang pengembangan lapangan kerja ramah lingkungan dan peluang untuk mempercepat proses tersebut.


Green Jobs




Kampanye di media sosial yang menggunakan tagar #EnergiMuda ini disampaikan secara positif dan mendorong kolaborasi antar komunitas dan organsiasi masyarakat sipil. Dalam webinar beberapa hari yang lalu, Direktur Program Koaksi Indonesia, Verena Puspawardani mengatakan bahwa Coaction Indonesia mengangkat isu peluang kerja masa depan dalam webinar yang diselenggarakan kemarin.

"Dengan terjun ke green jobs, anak muda akan memiliki keunggulan kompetitif merespon pandemi global dan gelombang perubahan iklim yang lebih besar. Bahkan anak muda Indonesia bisa menjadikan pekerjaan ini identitas dan kebanggaan diri karena turut berkontribusi pada dampak sosial yang lebih baik dan sekaligus mengurangi tekanan buruk pada alam Indonesia."

Memperkenalkan green jobs di fase adaptasi baru menjadi krusial sebagai langkah awal agar pekerjaan ini menjadi pilihan utama anak muda Indonesia. Salah satu aktivitas yang sedang ngetrend untuk mendukung konsep ini adalah urban farming. Kegiatan berkebun yang cocok sekali dilakukan bagi kamu yang tinggal di perkotaan. Kenapa?

Urban Farming Aktivitas Green Lifestyle Ramah Lingkungan


Hidup di tengah masa pandemi ternyata tidak membatasi ruang gerak kita untuk beraktivitas salah satu hikmahnya yakni mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup lebih sehat dan sekaligus melakukan sejumlah aktivitas yang ramah lingkungan. Misalnya, dengan melakukan kegiatan berkebun di kota atau yang dikenal dengan istilah urban farming

Anak muda yang ingin memulai usaha urban farming bisa dimulai dari tanaman yang dikonsumsi sehari-hari seperti cabai dan tomat. Terlebih saat ini gaya hidup sehat melalui pola makan yang baik dan benar menjadi salah satu hal penting demi menjaga kesehatan dan imun tubuh kita. Dengan menanam bahan makanan sendiri kita bisa memastikan bahwa yang masuk dalam tubuh adalah bahan makanan yang aman dan bebas dari pestisisda maupun bahan kimia lainnya.

Bukan sekadar menjadi trend di tengah masa pandemi saja, aktivitas ini diharapkan mampu menjadi solusi ketahanan pangan di wilayah perkotaan. Mengingat sampai saat ini stok pangan di wilayah kota masih di-suply dari pedesaan. Pernahkah kita terpikirkan tentang dampak saat pedesaan tidak lagi bisa men-suply bahan makanan ke wilayah perkotaan?

Green Jobs
Source : ugm.ac.id

Otomatis ketahanan pangan masyarakat kota akan lumpuh seketika, apalagi yang bisa dikonsumsi? Jangan sampai kita yang hidup di kota kehabisan stok bahan makanan. Lalu, bagaimana dengan lahan dan modal yang dibutuhkan? Faktanya aktivitas urban farming ini bisa dilakukan oleh perseorangan maupun rumah tangga dan tidak membutuhkan lahan yang luas serta modal yang besar.

Kita bisa mulai dengan menanam di teras rumah, apalagi jika masih ada lahan yang bisa digunakan tidak ada salahnya untuk dipakai. Dengan begitu kita telah memiliki ketahanan pangan di skala kecil yakni keluarga kita sendiri. Bahkan tidak itu saja, aktivitas ini bisa membantu menciptakan ruang-ruang terbuka hijau yang dibutuhkan untuk kesehatan lingkungan.

Bahkan tanaman yang kita tanam bisa membantu pemurnian udara sekitar. Tanaman tersebut bisa menyerap polusi udara dan karbon dioksida serta melepaskan oksigen sebagai gantinya. Membantu meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan sekaligus mengurangi paparan racun yang keras dan berbahaya. Bukan kah ini termasuk dalam tujuan green jobs?

Ini Cara Saya Terapkan Green Lifestyle, Mulai dari Rumah! 


Awalnya saya pikir cuma orang-orang tertentu saja yang bisa terlibat dalam pelestarian lingkungan, namun ternyata setiap orang bisa mengambil peran untuk menjaga kesehatan lingkungan. Bahkan kamu bisa menerapkan konsep ini mulai dari rumah. Setiap rumah pasti memiliki berbagai peralatan elektronik masing-masing.

Di dalam rumah kita mungkin ada barang elektronik yang membutuhkan daya listrik tinggi yang membutuhkan energi yang lebih banyak, jika tidak dihemat atau dibatasi maka akan berdampak pada lingkungan. Menyadari hal tersebut saya mulai berbenah diri untuk bisa menghemat energi dari rumah, seperti:

Green Jobs



  1. Kita bisa menerapkan pola hidup yang lebih ramah lingkungan sebut saja green lifestyle, saya sendiri memulai dengan mengurangi pemakaian lampu di siang hari dengan lebih banyak memanfaatkan sinar matahari. Di rumah kami, apabila sudah masuk siang hari semua lampu dimatikan selain hemat tagihan listrik juga bisa lebih pemakaian energi listrik.

  2. Begitupula dengan penggunaan AC di rumah, biasanya saya memilih untuk membuka jendela rumah setiap pagi supaya sirkulasi udara di dalam rumah tetap terjaga dengan baik. Dari sini penting bagi kita untuk memiliki rumah dengan fentilasi udara yang mencukupi. Pastikan juga setiap kamar memiliki lubang udara agar ruangan menjadi sejuk dan tidak lagi perlu pendingin ruangan.

  3. Membatasi penggunaan air di rumah merupakan salah satu cara lain saya untuk bisa menghemat energi. Kebetulan di rumah kami menggunakan pompa air untuk menyedot air supaya keluar. Malam atau pagi hari biasanya saya mengisi penuh air di bak kamar mandi, sehingga saya bisa hemat penggunaan pompa air yang otomatis juga menghemat listrik di rumah.

  4. Siapa yang di rumahnya ada mesin cuci? Saya juga kok, di rumah ada satu mesin cuci untuk mencuci dan mengeringkan pakaian. Dan sudah beberapa bulan terakhir ini saya memilih untuk mencuci dengan tangan alasannya sudah pasti untuk menghemat energi listrik di rumah. Biasanya kalau musim hujan seperti sekarang saya menggunakan mesin pengering saja supaya cucian saya lekas kering.

    Sebenarnya penggunaan mesin cuci ini bisa dijadwal, artinya kita punya jadwal khusus untuk mencuci. Cara ini bisa dilakukan saat kita belum bisa atau belum punya waktu untuk mencuci pakaian tanpa bantuan mesin cuci. Dengan membuat jadwal sendiri, kita bisa menghemat penggunaan air saat mencuci juga menghemat penggunaan listrik.

  5. Memilih gaya hidup zero waste atau bebas sampah membantu saya untuk mengevaluasi bagaimana green lifestyle yang saja jalani dan melihat bagaimana sesuatu yang saya konsumsi bisa berdampak pada lingkungan. Sering saya tidak sadar kalau membeli barang sama saja menghasilkan sampah apalagi barang yang sekali pakai.

    Meskipun belum bisa benar-benar bebas sampah namun setidaknya saya bisa mengurangi sampah. Misalnya saja, saya lebih memilih untuk membawa tas belanja dari rumah daripada menggunakan kantong kresek dari supermarket atau pasar. Setidaknya dengan begitu saya sudah mengurangi jatah sampah dari kantong kresek, bukan?

  6. Pola hidup yang ramah lingkungan juga bisa kita terapkan dengan memilih menggunakan kendaraan umum daripada kendaraan pribadi. Tingginya polusi yang dihasilkan oleh kendaraan pribadi dan umum dalam sehari bisa kita kurangi dengan memilih menggunakan kendaraan umum. Lebih baik lagi jika memilih menggunakan sepeda atau jalan kaki.

Green jobs juga tidak terbatas cuma di energi terbarukan saja, ada banyak cara lain yang bisa dilakukan. Beberapa alternatif lain yang bisa kamu coba seperti menjadi green design architect bagi kamu yang suka desain atau memilih menjadi ecofashion sebagai salah satu bentuk kecintaanmu terhadap dunia fashion namun tetap ramah lingkungan.

Dari poin-poin di atas semoga bisa memberikan gambaran ke kita tentang banyaknya alternatif pilihan bagi masyarakat Indonesia untuk ikut langsung mengurangi penggunaan energi fosil. Karena hidup di bumi bukan hanya untuk sekarang tapi juga untuk masa depan. Semoga para anak muda memilih green jobs sebagai pilihan utama sebagai bentuk kontribusi untuk Indonesia yang lebih bersih .
Share
Tweet
Pin
Share
18 komentar
Penggunaan minyak telon pada bayi memang sudah ada sejak dulu, saya sendiri merupakan ibu yang hampir tidak pernah lupa untuk mengusapkan minyak telon ke tubuh anak saya Mirza. Bahkan sampai usia 3,5 tahun seperti sekarang tubuh Mirza masih rutin saya usapkan minyak telon baik setelah mandi, sebelum tidur atau sekadar untuk menghangatkan tubuhnya.

Minyak telon membuat Mirza merasa nyaman dan hangat sepanjang hari, tidurnya juga menjadi lebih tenang tidak lagi rewel. Yang paling penting ialah menggunakan minyak telon ini dapat membuat perut Mirza bebas kembung. Apalagi jika masuk musim hujan ditambah angin kencang seperti sekarang, minyak telon membantu sekali menjaga tubuh Mirza tetap hangat sepanjang hari.

Untuk anak, saya memang tidak menggunakan minyak kayu putih karena kandungan dan manfaat minyak telon lebih lengkap dan paling cocok untuk kulit Mirza. Minyak kayu putih memberikan sensasi yang lebih hangat bahkan lebih terasa panasnya. Sedangkan minyak telon selain hangatnya yang pas di kulit Mirza juga aromanya yang natural dan menenangkan.

pengalaman menggunakan minyak telon lang dan telon lang plus


Minyak Telon Lang dan Minyak Telon Lang Plus Hangat Melindungi dari Gigitan Nyamuk


Salah satu pedoman saya dalam memilih minyak telon untuk Mirza bukan hanya dari wanginya yang enak saja. Tapi harus memiliki wangi yang natural dan aman, apalagi kalau bisa melindungi kulit Mirza dari gigitan nyamuk seperti minyak Telon Lang Plus yang memiliki kandungan bahan alami yakni Natural Rhodinol.

Natural Rhodinol ini merupakan bahan alami yang dapat mengelabui sensor nyamuk yang dapat mendeteksi suhu tubuh mangsanya termasuk manusia sehingga seakan-akan buta dan tidak dapat melihat mangsanya lagi. Kalau sudah masuk musim hujan begini biasanya nyamuk-nyamuk di rumah semakin banyak terlebih di malam hari saat jam tidur malam Mirza.

Itu sebabnya saya selalu siapkan minyak Telon Lang dan Telon Lang Plus di rumah kami. Minyak Telon Lang dan Telon lang Plus ini merupakan produk-produk berkualitas dari Cap Lang dengan warisan budaya leluhur Indonesia yang terus berinovasi.

harga minyak telon lang dan telon lang plus


Setiap selesai mandi saya usapkan minyak Telon Lang ke seluruh tubuhnya sampai telapak kakinya terutama di bagian perut supaya tidak kembung. Aroma Telon Lang ini bikin mood saya jadi bahagia, wanginya natural dan alami. Pokoknya enak sekali saat cium-cium tubuh Mirza setelah saya usapkan minyak telon.

Selain mampu menghangatkan tubuh anak, menggunakan minyak Telon Lang juga bisa menjaga kelembapan kulit anak supaya tetap kenyal dan empuk khas kulit anak-anak, mungkin itu juga yang membuat saya lebih memilih menggunakan minyak telon daripada minyak kayu putih. Apalagi minyak telon memiliki kandungan minyak kayu putih jadi lebih praktis dalam satu minyak saja.

Wanginya juga tahan lama bahkan sampai Mirza mandi sore, kalau saya pakaikan setelah mandi pagi ya. Nah, setelah mandi sore biasanya saya ganti pakai minyak Telon Lang Plus ini yang melindungi hingga 10 jam untuk jaga-jaga supaya Mirza tidak digigit nyamuk saat tidur malam nanti. Manfaat lainnya juga sama dengan minyak Telon Lang yakni menghangatkan dan melembapkan tubuh.

Cara Menggunakan Minyak Telon yang Benar


Tuangkan minyak Telon Lang atau Telon Lang Plus pada tangan dan oleskan perlahan pada bagian yang diinginkan, seperti dada, punggung, perut, tangan, kaki dan telapak kaki anak setiap selesai mandi, sebelum tidur atau di waktu yang dibutuhkan seperti saat cuaca sedang dingin dan angin kencang.

Hindari pemakaian minyak telon di dekat area mata, bagian mulut dan luka terbuka karena akan menimbulkan rasa perih dan tidak nyaman. Saya juga biasa menggunakan minyak telon saat memijat tubuh Mirza, kebetulan Mirza tidak pernah cocok pijat di baby spa. Jadi mau tidak mau saya yang harus memijat Mirza apalagi tingkahnya yang super aktif membuat tubuhnya mudah capek dan pegal.

untuk bayi minyak telon lang dan telon lang plus


Seperti yang kita tahu kalau memijat anak sejak bayi bermanfaat untuk menguatkan bonding antara ibu dan anak. Memang dari Mirza bayi sudah terbiasa saya pijat sendiri, kebiasaan ini tetap terjaga sampai Mirza sudah menjadi balita seperti sekarang. Tekstur minyak telon yang lebih licin ternyata mampu melembapkan kulit sehingga sangat cocok digunakan untuk minyak pijat.

Manfaat Kandungan Minyak Telon Lang dan Telon Lang Plus Ibu Wajib Tahu, Ya!


Bagi seorang ibu memilih produk yang akan digunakan oleh anak penting untuk mengetahui manfaat kandungan yang ada di dalamnya, begitu juga saat saya memilih minyak Telon Lang dan Telong Lang Plus untuk anak saya. Minyak Telon Lang dan Telon Lang Plus terdiri dari beberapa varian kemasan mulai dari 15 ml, 30 ml, 100 ml dan 150 ml.

Saya memilih kemasan 100 ml dengan  harga minyak Telon Lang sekitar 30.000 Rupiah. Sebelum mengoleskan pada kulit Mirza, saya biasa membaca label pada kemasannya terlebih dahulu. Membaca label kemasan sangat penting dilakukan untuk mengetahui keamanan penggunaan. Pada label tersebut, biasanya terdapat informasi kandungan, tata cara penggunaan, juga tanggal kadaluarsa produk.

Manfaat Kandungan Minyak Telon Lang

Minyak Telon Lang ini mengandung tiga bahan alami yakni, Oleum cocos (minyak kelapa), Oleum anisi (minyak anis), dan Cajeput (minyak kayu putih). Menariknya, kandungan minyak anis pada Telon Lang ini sangat efektif dalam mencegah perut kembung akibat gas berlebih pada perut anak.

manfaat minyak telon lang dan telon lang plus


Tekstur yang tidak terlalu cair dan lembut memudahkan untuk dioleskan di kulit Mirza. Selain itu, Telon Lang memiliki aroma natural dan aman yang tidak menyengat sangat membuat Mirza menjadi lebih tenang. Bahkan aroma minyak telon ini bisa membantu melegakan pernafasan, biasanya saya oleskan di bagian dada untuk memberikan sensasi hangat.


Manfaat Kandungan Minyak Telon Lang Plus

Untuk minyak Telon Lang Plus kandungannya lebih lengkap dibandingkan dengan Telon Lang. Selain mengandung minyak kayu putih, minyak kelapa dan minyak anis, Telon Lang Plus dilengkapi dengan kandungan Natural Rhodinol, minyak chamomile dan minyak zaitun. Dengan kandungan yang lebih lengkap ini Telon Lang Plus mampu melindungi kulit bayi dan anak dari gigitan nyamuk.

produk minyak telon dan telon lang plus


Pasti akan sangat merepotkan ya apabila anak apalagi bayi tidak bisa tidur tenang karena digigit nyamuk, bukan cuma anak yang tidak bisa tidur tenang tapi ibunya juga. Aromanya juga sangat menenangkan sehingga membuat anak saya mudah terlelap tidur saat malam hari. Apalagi anak seumuran Mirza membutuhkan kualitas tidur yang baik demi tumbuh kembangnya yang optimal. Dengan begitu ibu bahagia dan anak bahagia.

Dengan semua manfaat yang ada pada minyak Telon Lang dan Telon Lang Plus ini membuat saya wajib untuk selalu menyediakannya di rumah untuk menjaga kesehatan anak dan membantu stimulasi anak sejak dini. Jadi, sudahkah ibu-ibu menyediakan minyak Telon Lang dan Telon Lang Plus di rumah masing-masing?
Share
Tweet
Pin
Share
6 komentar
Seminggu terakhir ini hampir setiap hari turun hujan di rumah, biasanya menjelang malam hari turun hujan. Otomatis keadaan di rumah menjadi dingin dan lembab, kalau malam kami sudah tidak bisa keluar rumah karena hujan apalagi di masa pandemi seperti ini. Sayapun mulai mengeluarkan beberapa selimut tebal dari dalam lemari untuk dipakai oleh kami bertiga saat tidur malam.

Musim hujan bagi kami sama dengan musim nyamuk, biasanya selepas sholat maghrib pintu kamar selalu saya tutup rapat supaya tidak ada nyamuk yang masuk. Namun nyatanya, ada Mirza yang suka sekali keluar masuk kamar dan lupa menutup pintu. Alhasil tidur malam kami ditemani oleh nyamuk-nyamuk yang asyik dan sibuk menghisap darah di tubuh kami.

Tidurpun menjadi terganggu karena sibuk memukul nyamuk yang semakin dipukul ternyata nyamuknya kok semakin banyak, ya. Jadinya setiap bangun pagi saya seperti orang kurang tidur, beneran deh jadi kayak pusing dan masih mengantuk. Cuma perkara nyamuk semalaman bisa merusak mood seharian karena dibuat susah tidur.



Padahal Rumah Selalu Bersih, Buang Sampah Teratur Masih Banyak Nyamuk?

Aktivitas saya sebagai ibu rumah tangga yang sehari-hari berada di rumah membuat saya bisa memastikan kalau rumah kami selalu bersih. Setiap pagi semua jendela dan pintu saya buka supaya ada sirkulasi udara yang masuk, baju-baju kotor selalu langsung saya cuci tidak pernah saya tumpuk, tidak air yang menggenang dan sampah di rumah selalu saya buang.

Tapi nyamuk masih tetap ada bahkan semakin banyak di malam hari. Kenapa nggak coba pakai obat nyamuk? Sudah pernah, awalnya pakai obat nyamuk bakar tapi ternyata satu rumah tidak tahan dengan bau asapnya yang menyengat. Belum lagi bekas asapnya yang semalaman membuat noda coklat di tembok rumah, ditambah sisa serbuknya itu kalau pagi hari bikin kotor lantai.

Bukan cuma itu entah kenapa dari dulu saya nggak pernah bisa melepas obat nyamuk bakar yang dikemas menyatu gitu. Dan yang paling saya ingat, bahaya besi yang menyanggah obat nyamuk bakar kalau terinjak kaki. Dulu semasa masih pakai obat nyamuk bakar saya taruh di pojok ruangan, pernah ada kejadian kaki ART saya terinjak besi obat nyamuk bakar yang sudah berkarat. Beruntung telapak kakinya tidak apa-apa meskipun darah yang keluar cukup banyak.

Lalu, saya coba pakai yang spray ternyata cuma buat nyamuknya hilang sebentar lalu datang lagi.Padahal setiap sudut kamar yang jadi sarang nyamuk sudah saya semprot tapi nyamuknya cuma pergi sebentar. Saya pikir nggak mungkin juga setiap nyamuknya kembali saya semprot lagi, selain itu jatuhnya pasti lebih boros karena harus bolak balik semprot.

Coba Hit Expert One Push, Nyamuk Terkapar!

Saya ingat betul waktu Mirza masih bayi, kalau sudah musim hujan begini bagian kepala dan kakinya bentol digigit nyamuk padahal sudah saya oleskan cream anti nyamuk dan saya kenakan baju tidur panjang. Pakai obat nyamuk bakar ataupun yang bentuk spray juga nggak cocok, dan kondisi rumah sudah bersih juga semua sampah sudah dibuang.

Suatu ketika nggak sengaja saya nonton iklan di televisi ada obat nyamuk yang sekali tekan nyamuknya mati semua. Pertamanya sih nggak terlalu percaya ya, logika saja pakai obat nyamuk spray yang saya semprotkan beberapa kali saja nyamuknya cuma mati sebentar, apa iya pakai yang sekali tekan nyamuk langsung mati semua? Iklannya saja nih yang berlebihan, pikir saya waktu itu, hahaha.

Tidak tahan karena setiap malam sibuk 'panen nyamuk' akhirnya penasaran juga buat coba obat nyamuk yang sekali tekan itu. kebetulan suami juga dapat rekomendasi dari kakaknya untuk pakai obat nyamuk yang sekali tekan karena memang ampuh mengusir nyamuk semalaman. Hari itu juga saya beli Hit Expert One Push di supermarket dekat rumah, harganya sekitar 32 ribu.



Ukurannya kecil segenggaman tangan, di bagian botolnya tertulis satu kali semprot bunuh nyamuk 12 jam. Dengan ukuran yang kecil ini tentunya praktis dibawa kemana saja, bahkan bisa disimpan di dalam tas ataupun kotak saat bepergian. Aman karena dilengkapi dengan penutup botol jadi melindungi dari tekanan.

Malam hari sebelum tidur saya coba semprotkan satu kali di kamar sesuai petunjuk penggunaan. Hanya satu kali semprot wanginya bisa jadi satu ruangan, wangi aroma green tea yang enak di hidung menyerebak di seluruh sudut kamar. Kamar kami sudah tidak bau obat nyamuk seperti biasanya, dan aman di pernafasan.

Setelah Disemprot Apakah Nyamuk Langsung Mati?


Kebiasaan saya setelah disemprot dengan Hit Expert kemudian saya tutup pintu kamar dan dibiarkan selama 15 menit, supaya obat nyamuknya bekerja sempurna selain itu agar wangi obat nyamuknya tidak langsung terhirup hidung. Setelah 15 menit, kamar siap untuk dimasuki dan ternyata nyamuk-nyamuk yang tadinya bebas terbang di semua sudut kamar jatuh ke lantai dan tidak lama barulah si nyamuk mati.

Kadang masih ada beberapa nyamuk yang tidak langsung mati, biasanya masih harus dipukul dengan sapu lidi oleh suami karena dari saking gemasnya sama si nyamuk yang bandel. Sebenarnya saya kasihan lihat nyamuk-nyamuk itu mati tapi mau gimana lagi kalau nggak disemprot nyamuknya yang bikin kami susah tidur malam.

Yang bikin saya suka dengan obat nyamuk sekali tekan ini karena memiliki wangi seperti pengharum ruangan. Jadi, si Hit ini punya fungsi ganda yakni membunuh nyamuk dan memberi aroma wangi di kamar kami. Sudah sekitar 6 bulanan saya pakai Hit Expert One Push dan selama itupula saya belum pernah kecewa.

Satu botol cukup digunakan selama satu bulan itupun kalau digunakan setiap malam, jadi selama sebulan bisa sekitar 30 kali semprot. Biasanya saya gunakan kalau ada nyamuk saja seperti di musim hujan sekarang ini, kalau nyamuknya nggak ada saya nggak pakai.



Pernah beberapa kali saya lupa untuk menyemprotkannya sebelum tidur atau saat nyamuk tiba-tiba datang. Kalau sudah begitu biasanya langsung saya semprot dan untuk mengakali wanginya yang cukup kuat biasanya saya hidupkan AC atau kipas angin sebentar saja sekitar 3 menitan kemudian wanginya sudah menyatu dengan semua sudut kamar kami.

Tidak ada efek selama penggunaan obat nyamuk ini selain membunuh semua nyamuk yang ada di kamar. Anak kami Mirza juga nggak terganggu, Insya Allah aman digunakan tentunya sesuai penggunaan yang tertulis di botolnya. Pagi harinya saya sudah tidak perlu repot-repot membersihkan sisa serbuk obat nyamuk yang biasa saya lakukan saat masih menggunakan obat nyamuk bakar.

Pokoknya untuk urusan nyamuk di rumah saya sudah cocok sama Hit Expert One Push. Selain ampuh bunuh nyamuk, aman dipakai dan jauh lebih hemat. Dengan harga tersebut bisa saya gunakan selama satu bulan, kalau dihitung-hitung jadinya sekitar seribu semalam. Bebas digunakan kapan saja saat banyak nyamuk tidak harus di malam hari saja kok.

Nah, itulah tadi cerita pengalaman saya sudah sekitar 6 bulanan ini menggunakan Hit Expert One Push yang ampuh mengusir nyamuk di rumah, ternyata beneran ampuh sama seperti di iklannya. Urusan nyamuk di rumah nggak bisa dianggap sepele apalagi ada anak kecil di rumah seperti saya, bahaya demam berdarah siap mengancam kapan saja.
Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Menemani dan merawat suami selama masa isolasi mandiri dengan gejala Covid-19 beberapa waktu yang lalu kami lewati dengan bermacam kondisi sulit. Salah satunya saat anak kami Mirza tiba-tiba ikut demam di hari pertama kami menjalani isolasi mandiri. Kondisi Mirza saat itu cukup mengkhawatirkan, apalagi badannya ikut-ikutan lemas. 

Semua bermula saat saya sedang siap-siap untuk pulang ke rumah kami, rencananya waktu itu saya mau melihat suami yang terlebih dulu melakukan isolasi mandiri. Saat semua persiapan seperti baju dan makanan sudah selesai saya kemas, saya melihat Mirza sedang tiduran di dalam kamar. 

Saya pikir Mirza sedang mengantuk, kemudian saya dekati dan mengejutkan badannya hangat serta wajahnya sedikit pucat. Panik, saya langsung chat suami dan bilang kalau Mirza tiba-tiba deman serta badannya lemas. Saat itu juga suami menyuruh kami berdua untuk segera menyusul dan menjalani isolasi madiri mengingat ibu bapak saya yang memilki penyakit bawaan sehingga rawan apabila berada satu ruangan dengan orang sakit karena imun mereka yang rendah. 

Awalnya Mirza menolak saat saya ajak untuk segera bangun, saya tawari untuk menggendongnya tapi tetap dia tidak mau. Terpaksa saya minta bantuan suami untuk membujuk Mirza melalui video call dan setelah dibujuk dia mau bangun dan kami pun langsung berangkat ke rumah diantar bapak menggunakan sepeda motor. 




Dua Malam Merawat Mirza Demam  


Setibanya di rumah saya langsung menaruh barang bawaan dan menanyakan kabar suami, saat itulah suami bilang kalau dia sudah tidak bisa mencium bau dan merasakan rasa di lidahnya. Kaget, takut, sedih dan bingung yang saya rasakan mendengar kondisinya saat itu. Pikiran saya seketika melangkah jauh, membayangkan apa yang akan terjadi nantinya. 

Namun, suami terus mencoba untuk menenangkan saya bahwa semua akan baik-baik saja. Setelah saya mulai lebih tenang, saya memberanikan diri untuk menelfon ibu dan memberi kabar kalau kami terpaksa harus isolasi mandiri beberapa hari. Seketika ibu dan bapak kaget mendengar kabar tersebut, ibu yang tidak tahan akhirnya menangis juga. 

Singkat cerita, sore harinya ternyata tubuh Mirza sudah tidak hangat lagi jadi saya bawa dia untuk mandi seperti biasa. Setelah mandi saya ajak Mirza makan kemudian dilanjut menonton televisi sambil memakan camilan yang sudah saya sediakan di dekatnya, akhirnya saya bisa sedikit lebih tenang karena Mirza sudah sembuh. 

Tapi ternyata malam harinya saat menjelang tidur tiba-tiba tubuhnya kembali hangat bahkan panas. Langsung saya beri Ibuprofen yang biasa saya gunakan saat Mirza sedang demam. Setelah minum obat meskipun mulai sedikit rewel akhirnya Mirza tertidur, dan ternyata semalaman Mirza semakin rewel, suhu tubuhnya naik turun. 

Waktu itu saya lupa membawa kain selendang untuk mengendong Mirza, jadi terpaksa saya gendong dengan tangan. Malam itu saya benar-benar sendirian menjaga Mirza yang sedang sakit, biasanya saya bergantian dengan suami tapi mau tidak mau kali ini saya lakukan sendiri karena suami hanya bisa memantau kami berdua dari dalam kamarnya. 


merawat anak demam


Keesokan paginya tubuhnya masih hangat, wajahnya juga terlihat lesu dan lemah. Tapi saya agak tenang karena meskipun sedang sakit Mirza masih tetap mau makan dan minum. Setelah sarapan, kembali saya berikan obat penurun panasnya setelah itu saya bilang ke Mirza kalau saya mau lihat bapaknya dulu. 

Setelah mengecek keadaan suami, saya lanjut untuk membersihkan rumah sambil sesekali melihat Mirza yang sedang tiduran di kasur di depan televisi. Secara rutin saya cek suhu tubuhnya, tapi ternyata panasnya cuma berkurang sedikit. Kalau sudah mulai bosan tiduran, Mirza mulai menangis minta digendong. 

Beruntung paginya bapak mengirim beberapa selimut dan kain selendang Mirza. Saya lega karena bisa menggendong Mirza dengan kain selendang, rasanya tangan saya sudah tidak sanggup menggendong Mirza yang berat badannya sudah diangka 17 kg tersebut. Saya gendong Mirza saya ajak ke teras rumah untuk mendapat angin segar, tidak lama Mirza kembali tertidur. 

10 menit saya gendong, kembali saya tidurkan lagi dia di kasur. Namanya juga lagi demam jadi tidurnya tidak pernah bisa lama, tidur sebentar kemudian bangun lagi begitu terus sampai hari kembali malam. Menjelang tidur malam saya berikan obatnya lagi dengan harapan bisa meredakan panasnya saat tidur malam nanti. 

Namun ternyata di malam kedua panasnya masih naik turun, saya kompres bagian kepalanya dengan air hangat sambil saya gendong. Saat dikompres Mirza terlihat tidak gelisah lagi sampai akhirnya dia kembali tidur. Selama demam saya terus tawarkan dia untuk minum air putih supaya tenggorokannya tidak kering, saya khawatir radang tenggorokannya kambuh lagi. 

Pagipun datang, seperti biasa kiriman makanan sudah datang untuk kami bertiga. Tubuh Mirza masih panas dan pagi itu Mirza mulai susah makan tapi masih mau minum air putih. Karena sudah dua hari panas, saya telfon tante untuk membuatkan Mirza perasan air kunyit, biasanya selain minum obat saya berikan perasan air kunyit ini supaya demamnya bisa turun. 

Drama Air Kunyit yang Lupa Diberi Madu, Rewel Banget! 


Sekitar pukul 10 pagi om datang membawa air kunyit, setelah diletakkan di depan teras om segera kembali pulang. Kemudian saya ambil perasan air kunyit tadi yang dibungkus dengan plastik, saya pindahkan ke cangkir kecil dan mengambi sendok. Saya dekati Mirza dan bilang kalau dia harus minum kunyit. 

Mirza tahu kalau itu jamu dan rasanya memang tidak enak, dia menolak sambil menangis tapi saya agak memaksanya supaya mau minum. Kira-kira ada 4 sendok malan air kunyit masuk ke dalam mulutnya meskipun sambil menangis. Setelah minum air kunyit saya beri dia minum air putih supaya menetralkan rasa di lidahnya. 

merawat anak demam

Biasanya setelah minum air putih Mirza langsung kembali tenang namun waktu itu Mirza masih saja menangis dan merengek kalau di mulutnya masih ada jamu. Saya beri roti tapi dia menolak, kemudian saya beri sedikit gula akhirnya dia bisa diam tapi lagi-lagi efeknya cuma sebentar. Mirza kembali merengek kalau mulutnya tidak enak, kembali saya beri gula pasir seketika Mirza bisa diam. 

Kali ini antengnya bisa lebih agak lama meskipun kembali merengek lagi dan terulang lagi sampai sore. Bahkan waktu itu saya sampai tidak bisa fokus menulis padahal sudah ada deadline yang menunggu malam itu. Sayapun mulai curiga apa jangan-jangan perasan air kunyit tadi tidak diberi madu, ya? 

Langsung saya kirim pesan ke tante untuk menanyakan apakah sudah memberi madu di perasan air kunyitnya? Ternyata ada sedikit kesalahpahaman, tante hanya membuat perasan air kunyit tanpa tambahan apapun dan madunya biar saya yang tambahkan di rumah. Awalnya saya pikir sudah dikasih madu pantas saja Mirza merengek terus dari siang sampai sore. Padahal biasanya setiap kali minum air kunyit dia biasa-biasa saja.

Ajaib, saat malam hari panas Mirza turun drastis hanya tersisa sedikit hangat di bagian kepalanya. Alhamdulillah, Mirza bisa tidur nyenyak tanpa rewel, dan saya bisa tidur tenang. Perasan air kunyit memang ampuh meredakan demam pada anak, dari yang saya baca di artikel kesehatan kunyit mengandung antioksidan dan antivirus. 

Meramu Air Kunyit untuk Turunkan Demam Anak


Cara membuat air kunyit ini juga mudah, kupas kulit kunyit kemudain cuci bersih menggunakan air. Biasanya  kulit yang sudah dicuci saya blender sampai halus, setelah halus saya peras dengan menambahkanpotongan sedikit air. Perasan air kunyit ini saya pindahkan ke dalam cangkir lalu saya tambahkan gula merah atau madu. 

Kalau Mirza sedang demam saya berikan sehari dua kali, pagi dan sore. Biasanya keesokan harinya demam di tubuhnya langsung turun, dan lama-kelamaan Mirza kembali sehat dan aktif seperti sedia kala. Saya juga memberikan dia air kunyit saat cuaca sedang terik dan masuk musim panas untuk jaga-jaga kalau radang tenggorokannya kambuh. 

Meskipun air kunyit ini merupakan obat tradisional tapi kami sekeluarga cocok. Nah, itulah tadi pengalaman saya merawat Mirza yang sedang demam saat kami menjalani isolasi mandiri. Beruntung sekali demamnya cuma tiga hari saja mungkin karena antibodinya cepat terbentuk Mirza bisa kembali sehat.

Setelah sehat Mirza diajak bapaknya melakukan banyak aktivitas seperti lari-lari di halaman depan, ikut bersih-bersih rumah sampai ikut mencabut rumput. Jadi, bukan hanya minum obat, minum jamu dan banyak makan tapi tubuh anak juga perlu untuk digerakkan agar tetap sehat apalagi fitrah anak kecil memang bermain dan bergerak lincah.
Share
Tweet
Pin
Share
5 komentar
Bukan cuma suka streaming drama Korea tapi saya punya hobi lama yang baru-baru ini muncul kembali, ngegame. Ya, meskipun sudah jadi ibu satu anak tapi ternyata saya masih suka main game melalui smartphone. Bahkan saya sampai rela membuang beberapa aplikasi yang tidak terlalu penting supaya memori smartphone saya cukup untuk menampung game ini. 

Game apakah itu? Plants vs Zombie. Pertama kali saya tahu game ini dari suami sekitar 5 tahun yang lalu saat masih pacaran, awalnya cuma iseng coba main tapi lama-lama saya keasyikan sampai saya bisa menyelesaikan semua tantangan di dalamnya. Bahkan waktu itu suami rela kasih pinjam saya tablet miliknya supaya saya bisa puas bermain, lho. 

Nah, setelah kami menikah dan mempunyai anak saya sempat melupakan game Zombie vs Plants ini hingga akhirnya seminggu yang lalu saya iseng cek di Playstore dan ternyata sudah ada versi androidnya. Nggak pakai lama langsung saya download meskipun ukurannya lumayan besar sekitar 641 mb. 



Plants vs Zombie Game Paling Seru Pelepas Penat di Malam Hari 


Aktivitas saya sebagai ibu rumah tangga tidak memungkinkan saya untuk bermain game ini di siang hari apalagi di waktu pagi saat pekerjaan rumah sedang mengantri untuk diselesaikan. Itu sebabnya saya memilih malam hari untuk bermain game ini, saat semua pekerjaan rumah sudah usai dan pastinya saat anak sudah tertidur pulas. 

Fyi, buat teman-teman yang belum tahu sebenarnya game Plants vs Zombie ini memiliki beberapa versi seperti, Journey to The West, Great Wall Edition, hingga Adventures dan yang menjadi favorit saya yakni Plants vs Zombie Use Your Brain Edu. Bukan sekadar game biasa, game ini memiliki sisi edukasi juga, lho. 

Saat bermain game ini kamu harus mampu meracik berbagai strategi dengan menghapal kemampuan-kemampuan dari tanaman yang mereka miliki untuk mencegah para zombie masuk ke area perkebunanmu. Game Use Your Brain Edu mampu melatih problem solving skills dengan mampu mengidentifikasi permasalahan dan menyelesaikan dengan cara terbaik. 



Tingkat kesulitannya juga tidak terlalu sulit, asal bisa bermain dengan tenang maka kamu bisa memilih tanaman apa yang cocok untuk digunakan melawan gerombolan zombie yang datang. Strategi untuk memasang tanaman penghasil matahari (yang berfungsi untuk membeli tanaman) serta menyeimbangkannya dengan tanaman penghancur zombie sangatlah dibutuhkan. 

Dengan banyaknya macam tanaman yang bisa digunakan oleh pemain namun ada keterbatasan mengenai tanaman apa saja yang bisa dibawa ini lah yang membuat setiap pemain bisa menciptakan strateginya masing-masing secara unik. Biasanya saya selalu mematikan sound saat bermain, tujuannya supaya tidak terfokus dengan bunyi khas zombie yang bikin deg-degan, hehehe. 

Manfaatkan Smartfren Unlimited di Malam Hari Sampai Puas Ngegame 


Setelah berhasil mendownload di smartphone nyatanya saya masih membutuhkan koneksi internet yang lancar untuk bermain game Plants vs Zombie ini. Kenapa harus koneksi internet yang lancar? Karena kalau koneksi internetnya putus-putus tentu saya nggak bisa bermain dengan fokus dan bisa-bisa mengganggu 'perang' dengan zombie. 

Selain koneksi internet yang lancar, masalah kedua adalah soal kuota. Hobi bermain game ternyata juga membutuhkan kuota internet yang tidak sedikit dan saya harus cari akal nih supaya bisa tetap bermain game tanpa khawatir kuota internetnya. Kebetulan sekali saat ini Smartfren menambahkan benefit internet di malam hari. 

Smartfren ternyata memberikan kuota tanpa batas dengan kecepatan penuh saat digunakan pada malam hari, yaitu pada jam 1:00 hingga 05:00. Kuota tanpa batas yang dimaksud juga tidak memiliki FUP (Fair Usage Policy). Nantinya kuota internet milikmu tidak akan terpotong saat memasukin rentang waktu yang sudah ditentukan tersebut. 

Ada dua paket dari Smartfren yang bisa kamu nikmati yakni, paket Unlimited yang makin Unlimited dan Kuota Nonstop yang makin top. Hebatnya lagi semua paket yang dimiliki oleh Smartfren akan mendapatkan bonus kuota malam tanpa batas ini. Bagi kamu yang menggunakan paket Smartfren Unlimited, FUP hariannya hanya akan berlaku pada jam 5:00 hingga 23:59. 

Selain itu, bagi paket yang memiliki kuota malam, bonus kuota tanpa batas ini akan berlaku setelah kuota malam tersebut habis. Benefit kuota tanpa batas ini berlaku bagi kamu yang membeli paket data pada tanggal 1 Januari 2021. Jika membeli paket data pada tahun lalu, tentu saja tidak mendapatkan benefit tersebut. 



Nah, dengan semua benefit tersebut saya bisa fokus bermain game Plants vs Zombie melalui smartphone saya di malam hari. Kadang selain ngegame saya sempatkan juga untuk nonton video di YouTube ataupun lanjut ngedrakor. Ada 4 pilihan kuota yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan, diantaranya: 

  • Kuota Nonstop 6 GB harga Rp30.000 dan masa aktif 28 hari

  • Kuota Nonstop 10 GB harga Rp 45.000 dengan masa aktif 28 hari

  • Kuota Nonstop 18 GB harga Rp 65.000 dengan masa aktif 28 hari

  • Kuota Nonstop 30 GB harga Rp 100.000 dengan masa aktif 28 hari

Masih belum cukup juga? tenang saja kamu bisa membeli booster unlimited harian jika dirasa kamu masih butuh kuota internet yang lebih banyak lagi. Tinggal pilih mulai dari Rp 2.000 berlaku 1 hari, Rp 5.000 berlaku 3 hari, dan Rp 10.000 berlaku 7 hari. Booster unlimited yang kamu pilih nantinya akan otomatis ditambahkan ke paket unlimited malam milikmu. 

Pokoknya Smartfren benar-benar mengerti dengan kebutuhan internet selama masa pandemi seperti sekarang. Saya nggak bisa membayangkan berapa banyak biaya yang harus saya keluarkan hanya untuk membeli kuota internet saja? Saya bebas bermain game online seperti Plants vs Zombie di malam hari tanpa khawatir kehabisan kuota internet berkat paket kuota malam dari Smartfren.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Saya masih ingat betul malam itu, tiba-tiba suami datang mendekati saya untuk minta pijat katanya badannya ngilu-ngilu semua. Bukan mau menolak cuma saja saya agak heran, kok tumben ya dia minta pijat padahal selama ini suami saya tidak terbiasa dipijat. Masih merasa heran, sayapun meng-iyakan permintaannya, waktu itu suami meminta saya untuk memijat di area pinggang atasnya. 

"Kok tumben minta pijet, Mas?.."

"Nggak tahu, tiba-tiba badanku sakit semua gini.."

"Oh, mungkin Mas lagi flu berat nih biasanya memang suka ngilu gitu sebadan..". 

Saat memijat badannya saya tidak merasakan sesuatu yang aneh, tubuhnya juga tidak panas. Cuma suami sempat bilang kalau hidungnya mampet alias tersumbat, waktu itu dia juga tidak pernah bersin-bersin layaknya orang flu pada biasanya. Saya tidak menaruh curiga akan kondisinya, saya berpikir kalau dia kelelahan dan kurang tidur karena sering begadang bekerja. 

Selain hidung tersumbat dia mengeluh kalau kepalanya agak sakit terlebih saat dibawa sujud saat sholat. Pikiran saya waktu itu semakin yakin kalau suami sedang terkena flu berat apabila dilihat dari semua gejalanya. Tiga hari berlalu tapi kondisinya belum juga membaik, padahal sudah konsumsi obat flu dan rutin saya buatkan teh hangat diberi perasan jeruk lemon. 

Sampai menjelang akhir pekan tepatnya sabtu pagi, suami menyuruh saya untuk pergi ke rumah mertua untuk meminta ramuan sirih karena tenggorokannya mulai tidak enak ditambah batuknya yang belum reda juga. Kebiasaan kami sekeluarga kalau sedang batuk dan tenggorokan sakit kami minum ramuan sirih yang dibuat oleh bapak mertua. 



Merawat Suami yang Kehilangan Penciuman dan Perasa, Ada Apa? 


Keesokan harinya suami bilang kalau dia sudah tidak bisa mencium bau di hidung dan merasakan apapun di lidahnya. Saat itu juga suami memutuskan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah kami, mengingat di rumah yang ditempati sekarang ada kedua orangtua saya yang sudah tua dan komorbid (memiliki penyakit bawaan).

Kondisi suami saat pertama kali menjalani isolasi mandiri terbilang cukup sehat, badannya masih aktif bergerak bahkan untuk dibuat bersih-bersih rumah, cuma tersisa batuk disertai hilang bau dan rasa saja.  Namun ternyata siang itu juga tiba-tiba Mirza demam, langsung saja saya kabari suami melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga : Pengalaman Merawat Anak Demam Saat Suami Isolasi Mandiri

Saat itu juga suami meminta kami untuk sama-sama menjalani isolasi mandiri. Setelah berkemas semua kebutuhan selama di rumah sana, saya dan Mirza berangkat diantar bapak. Jujur saja, waktu itu saya bingung sekali harus melakukan apa saat melihat suami dan anak yang sama-sama sakit.

Suami memutuskan untuk isolasi di kamar tengah sedangkan saya dan Mirza tidur berdua di ruang keluarga di depan televisi sambil menggelar kasur. Entah kenapa waktu itu saya merasakan kalau kondisi tubuh saya sedang sangat fit, tidak flu, tidak batuk, tidak demam apalagi lemas. Mungkin itu kemudahan yang diberikan oleh Allah supaya saya bisa kuat merawat suami dan anak.

Saya tidak mau tinggal berjauhan dengan suami apalagi dengan kondisinya seperti itu. Saya khawatir suami kenapa-kenapa kalau harus isolasi mandiri seorang diri di rumah tanpa ada yang menemani. Antara takut dan pasrah bahkan saya rela kalau harus ikut sakit, saya sudah tidak memikirkan kondisi saya akan bagaimana nantinya cuma berbekal pasrah dan ikhtiar.

Sampai akhirnya banyak bantuan datang dikirim ke rumah kami mulai dari makanan, sembako, vitamin hingga obat-obatan. Sambil merawat Mirza yang sedang demam saya juga rajin menanyakan kondisi suami dari luar kamar. Setiap pagi suami keluar untuk berjemur dan berolahraga sampai keluar keringat bahkan dia selalu menyempatkan diri untuk menyapu daun-daun di halaman depan.

Saat keluar dari kamar, suami selalu menggunakan masker dan menjaga jarak dengan kami berdua. Kebetulan rumah kami letaknya paling dalam jadi bisa dibilang kami tidak memiliki tetangga sehingga suami bisa bebas keluar untuk sekadar berjemur dan olahraga. Selama menjalani isolasi mandiri banyak artikel kesehatan yang kami baca, dari mulai bagaimana cara isolasi mandiri di rumah sampai semua hal tentang Covid-19 ini. 

Dua hari berlalu, kondisi Mirza mulai membaik dan kembali aktif bermain seperti biasa. Selain diberi obat penurun panas seperti Ibuprofen, saya juga memberi Mirza perasan air kunyit. Siang hari saya kasih air kunyit dan malam hari demamnya mulai turun, tidur malamnya juga lebih nyenyak daripada kemarin.

Penciuman dan perasa di lidah suami sedikit mulai kembali normal. Semangat dan rasa optimis suami untuk bisa sembuh sangat besar, meskipun lidahnya tidak ada rasa tapi dia paksakan untuk banyak makan dan minum. Suami pernah bilang ke saya, kalau dia ikhlas meninggal tapi sebelum itu dia harus melawan kondisinya tersebut. 

Obat dan Vitamin yang Dikonsumsi Suami Selama Masa Isolasi Mandiri 


Setiap pagi setelah sarapan, suami minum satu sendok madu dilanjut berjemur dan berolahraga sampai berkeringat. Siang hari setelah makan siang dilanjut minum susu Bearbrand satu kaleng dan saat malam hari setelah makan waktunya untuk minum obat dan vitamin yang diberikan oleh dokter. Ada tiga jenis vitamin dan satu obat untuk paru-paru. 

Ukurannya cukup besar dan diminum bersamaan sebelum tidur. Bahkan salah satu teman suami mengirimkan kami obat China katanya itu obat herbal Covid-19, tapi suami mempertimbangkan untuk meminum obat dan vitamin dari dokter terlebih dulu. Selain konsumsi vitamin dan obat, untuk memancing indera perasanya kembali suami juga melakukan terapi dengan memakan satu siung bawang putih setiap pagi. 



Anehnya, dia masih merasakan rasa pedas yang sangat kuat saat mengunyah bawang putih, artinya indera perasa suami tidak hilang total. Terbukti saat saya memasakkan dia ayam bumbu pedas, suami masih bisa merasakan rasa pedasnya. Saya senang sekali mengetahui hal tersebut, meskipun dalam hati saya saat itu terus bertanya, kapan penciuman dan perasanya bisa kembali normal? 

Anxiety saya kembali kambuh tapi saya tidak mau rasa kecemasan berlebihan ini membuat imun saya menurun dan ikutan sakit. Ya, sebisa mungkin saya tidak boleh ikut jatuh sakit. Alhamdulillah, masuk hari kelima isolasi mandiri kondisi suami sudah normal, bau dan rasanya kembali seperti biasa. Kami bertiga sudah sehat dan aktif, tapi kami memutuskan untuk melanjutkan isolasi mandiri selama 14 hari. 



Sampai di sini teman-teman pasti akan bertanya-tanya, apakah sudah menjalani test Swab PCR? Tidak, suami saya memang tidak melakukan test, sebab pertimbangan kami waktu itu kondisinya yang masih sehat dengan gejala ringan. Namun, kami sudah berencana akan segera pergi ke rumah sakit jika kondisi suami semakin memburuk. Selama isolasi mandiri kami dalam pengawasan salah satu keluarga yang bekerja sebagai tenaga kesehatan.

Nah, sesuai anjuran dari pemerintah melalui Kementerian Kesehatan yang kami baca kalau batas isolasi mandiri penderita dengan gejala ringan sampai masa 10 hari ditambah 3 hari bebas deman dan gejala pernapasan, setelah itu diperbolehkan keluar untuk kembali beraktivitas seperti sedia kala. Supaya lebih jelas, teman-teman bisa membaca langsung di sini.

Apa yang Harus Dilakukan Saat Hilang Penciuman dan Perasa? 


Bagi kami semua ujian yang datang merupakan kehendak Allah, takdir jangan dilawan tapi harus diterima dengan ikhlas. Semakin melawan takdir Allah maka semakin tidak berkuasa, namun semakin mencoba ikhlas menerima ternyata takdir Allah bisa kami lewati dengan baik. Prinsip itu yang membuat saya dan suami bisa tetap kuat menjalani ini semua.

Tidak mudah berada di posisi saat itu, ruang gerak sangat terbatas, kami hanya bergantung pada bantuan keluarga bahkan untuk ambil uang di ATM saja sudah tidak bisa. Kebetulan keluarga saya hampir tidak ada yang memegang rekening untuk saya transfer jadi untuk sementara terpaksa mereka semua yang menanggung biaya hidup kami sehari-hari.

Sedangkan sebagian sembako, obat-obatan dan vitamin diberikan oleh keluarga suami. Beruntung sekali kami bisa menyadari gejala ini sedari awal, dan tidak banyak pikiran untuk memutuskan melakukan isolasi mandiri. Dengan keterbatasan pengetahuan tentang kondisi ini, kami berusaha untuk bisa pulih kembali. 

Jadi, pesan saya untuk teman-teman jika mengalami kondisi yang sama dengan suami saya yang sempat terkena flu, batuk hingga kehilangan penciuman dan perasa tidak perlu khawatir. Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah menenangkan diri dan segera lakukan isolasi mandiri jika dirasa hanya gejala ringan saja. 

Ada banyak petunjuk di internet mengenai bagaimana cara melakukan isolasi mandiri di rumah dan kalau diperlukan segera hubungi dokter. Jangan nekad tetap berkeliaran keluar rumah dan melakukan kontak dengan orang lain. Harus tetap semangat dan optimis, banyak makan makanan bergizi, minum air hangat, konsumsi madu dan susu. 

Jangan malas untuk bergerak, berjemur dan berolahraga. Kalau sistem imun kita kuat maka kita bisa kembali sehat. Tetap tenang sehingga kita bisa berpikir solusinya, kami mengalaminya sendiri dengan pikiran dan hati yang tenang tubuh bisa menjadi lebih sehat. Banyak sholat dan berdoa karena dengan cara inilah kami bisa berhubungan langsung dengan Allah. 



Sekarang, sudah hampir satu bulan pasca kondisi tersebut, kami sudah bisa kembali berkumpul bersama di rumah orangtua saya seperti biasanya. Suami sudah kembali bekerja, Mirza anak kami sudah kembali aktif bermain dan saya sudah mulai kembali menulis.

Alhamdulillah, terima kasih ya Allah.
Share
Tweet
Pin
Share
5 komentar
Sejak masa pandemi rasanya rindu ingin liburan menikmati alam, kalau bisa sih yang dekat-dekat saja. Sampai akhirnya kami (saya, suami dan Mirza) diminta untuk menemani kakak suami dan keluarganya mengunjungi salah satu wisata alam di Bangkalan. Dimana? Pantai Tlangoh yang berada di Kecamatan Tanjung Bumi atau sekitar 40 km dari Kota Bangkalan. 

Sebenarnya ini kali ketiga bagi kami mengunjungi pantai yang panoramanya indah tersebut, bukannya bosan malahan kami masih tetap semangat untuk kembali pergi ke sana. Pantai Tlangoh ini belum ada satu tahun dibuka resmi untuk umum. Kalau menurut cerita suami awalnya tempat ini tertutup semak-semak sampai akhirnya diubah dalam sekejap menjadi tempat wisata alam. 

Itu sebabnya pantai ini masih menjadi perhatian banyak warga Bangkalan bahkan ada juga yang datang dari luar Bangkalan untuk berlibur ke sana. Kurang lebih 45 menit perjalanan menggunakan mobil akhirnya kami tiba, setelah memparkir mobil kami menuju loket tiket masuk. Oh iya, per orang dikenakan tiket sebesar 3000 Rupiah, masih murah banget kan? 



Lalu, di Pantai Tlangoh Ada Apa Saja? 


Bisa dibilang pantai Tlangoh ini seperti surga yang tersembunyi di Bangkalan. Hamparan pasirnya yang luas, air laut yang bersahabat dan pemandangan sekitar yang indah. Sekilas nggak terpikirkan kalau sedang ada di Madura, hehehe. Jujur saja, kalau buat saya pribadi pantai ini merupakan pantai paling cantik yang ada di Bangkalan. 

Sedikit cerita, dulunya pantai ini sempat dijadikan tempat untuk terapi dari penyakit stroke dan gatal-gatal. Sampai akhirnya bersama PHE WMO anak perusahaan PT Pertamina, perangkat desa dan pemuda desa yang tergabung dalam Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata), dan pemangku kepentingan lainnya mengubah pantai yang kumuh menjadi destinasi wisata keluarga andalan. 

Sekarang setidaknya ada 100 warga Desa Tlangoh yang hidup dari tempat wisata ini, mulai jadi penjaga pantai, petugas kebersihan, penjaga parkir, penjaga pintu masuk, penjual tiket, penjaga toilet, penjaga warung hingga pemilik warung. Tentunya dengan begini mengangkat perekonomian warga desa yang tinggal di sekitar pantai. 



Tidak sabar ingin segera bermain air di pantai, kami langsung mencari tempat untuk bersantai dan menaruh barang bawaan. Ya, di sana sudah banyak warung untuk duduk sambil memesan makanan dan minuman. Ada dipan-dipan yang disediakan bagi pengunjung warung ada juga kursi untuk bersantai sambil selojoran menikmati indahnya pantai sambil minum air kelapa muda. 

Setelah menaruh barang, saya langsung menuju bibir pantai menemani Mirza yang sudah kegirangan melihat air. Kebetulan waktu itu kami datang setelah sholat Jum'at dan ternyata pengunjung di sana cukup banyak. Pantai Tlangoh juga sedang surut jadi kami berani bermain lebih ke tengah namun tetap harus extra waspada apalagi melihat tingkah gesit Mirza. 

Fasilitas Apa Saja yang Ada di Pantai Tlangoh? 


Bukan cuma bermain air, di sana anak-anak bisa bermain pasir dan kerang yang bisa ditemukan di bibir pantai. Lumayan bisa melepas penat setelah berkutat dengan pekerjaan, pantai memang selalu berhasil membuat mood saya kembali ON. Di sana teman-teman juga bisa menyewa ATV untuk berputar-putar di pinggir pantai, per 20 menit dikenakan biaya sewa 20.000 Rupiah. 

Spot foto, gimana? Tenang saja, ada banyak spot foto buat kamu yang hobi foto-foto maupun selfie. Ada yang gratis dan ada juga yang berbayar, kamu bisa sewa ayunan yang terbuat dari anyaman bambu dengan latar belakang pantai, uang sewanya murah kok cuma 5000 Rupiah itu sudah termasuk sewa topi pantainya. 

Nggak terasa satu jam kami bermain air dan pasir di tepi pantai, anak-anak sudah mulai kedinginan sepertinya meskipun tetap saja susah diajak untuk berhenti. Saya, Mirza, Mbak Ipar dan anaknya kemudian menuju toilet untuk membersihkan tubuh. Di sana tersedia 5 toilet umum yang bisa digunakan oleh pengunjung, bayar? jelas, cuma 2000 Rupiah saja. 



Setelah selesai membersihkan tubuh waktunya untuk makan. Di pantai Tlangoh selain terdapat warung-warung warga sekitar juga ada restoran dengan konsep lesahan. Buat kamu yang enggan untuk makan di warung kamu bisa mencoba restoran yang bernama Sultan tersebut. Waktu itu kami memilih untuk makan di warung tapi saya pernah mencoba makan di restoran menunya juga enggak jauh dari ayam dan bebek. 

Selepas makan, bersantai dan tidak lupa foto-foto akhirnya kami pulang kembali ke Bangkalan. Perjalanan selama 45 menit kembali kami lalui, beruntung akses jalan pantura (pantai utara) ini sudah enak dan lancar. Kemungkinan kamu akan terjebak macet di beberapa titik seperti di pasar Klampis dan pasar Sepulu, enggak lama kok! 

Tapi karena waktu itu kami pulang saat hari sudah sore jadi bebas dari macet. Kalau teman-teman tanya apa nggak khawatir pergi liburan saat pandemi begini? Hmm, lebih waspada saja sih dan yang terpenting taat protokol kesehatan. Di sana pun kami berusaha untuk menjauhi kerumunan, sebisa mungkin untuk tetap jaga jarak dengan pengunjung yang lainnya.

Wisata di Pantai Tlangoh, Perhatikan Tips Berikut Ini!


Perjalanan menuju pantai dari Kota Bangkalan membutuhkan waktu yang sedikit lama, sekitar 40 menit, kalau kamu beruntung kamu tidak akan terjebak macet di beberapa titik yang saya jelaskan tadi. Saran dari saya, teman-teman bisa berangkat lebih awal atau sekalian lepas jam satu siang. Biasanya di jam-jam tersebut sudah tidak ada kegiatan pasar, selain itu kamu bisa menikmati pemandangan senja sore di Pantai Tlangoh jika berangkat menjelang sore.

Layaknya berlibur ke pantai pada biasanya, jangan lupa untuk membawa baju ganti dan kantong kresek yang berfungsi untuk menyimpan baju kotor dan basah. Karena di sana cuacanya panas jangan lupa untuk membawa payung, ataupun topi. Gunakan sunblock sebelum teman-teman bermain air di pantai saat matahari sedang terik.

Terakhir, jangan lupa untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar pantai Tlangoh dengan tidak membuang sampah sembarang. Ikuti peraturan yang disediakan, jangan nekad bermain air terlalu ke tengah karena bisa membahayakan terutama saat air sedang pasang dan berombak. 

Kalau teman-teman ingin berkunjung ke pantai Tlangoh mudah saja, bisa menggunakan Google Maps untuk cek lokasi pantai. Selain itu sudah ada beberapa Ulasan mengenai Pantai Tlangoh salah satunya di website PulauMadura.com bukan cuma membahas pantai Tlangoh tapi segala hal mengenai Madura yang ingin kamu ketahui bisa ditemukan di sana, ulasan lengkap dan sering menjadi bahan rujukan para wisatawan saat berkunjung ke Madura.
Share
Tweet
Pin
Share
5 komentar
Menjelang akhir tahun 2020 rupanya dunia masih sibuk dengan virus Covid-19, begitupula dengan negara kita Indonesia. Awal bulan ini masyarakat dibuat terkejut dengan meningkatnya data pasien positif Covid-19 hingga tiga kali lipat. Lalu, bagaimana dengan Jawa Timur sendiri? Melansir dari laman Wikipedia tertulis bahwa hingga 30 Desember 2020, terdapat 83.217 kasus positif yang terdiri dari 6.077 kasus yang sedang dirawat serta 71.378 kasus dinyatakan sembuh dan 5.762 kasus meninggal dunia. 

Sebanyak 867.832 sampel telah diuji dengan tingkat keterjangkitan mencapai 9.59%. Bukan angka yang patut untuk dibanggakan, jelas. Melihat semakin tingginya data tersebut tentu sebagai masyarakat biasa kita ingin ada perubahan atau setidaknya bisa bertahan di tengah pandemi ini. 



Tetap Kreatif dan Optimis di Tengah Keterbatasan Pandemi Covid-19 


Pandemi Covid-19 telah mengubah segalanya, hampir semua elemen kehidupan sudah tidak bisa lagi berjalan dengan normal seperti sedia kala. Ruang lingkup kita sangat terbatas, bahkan untuk bekerja saja harus dilakukan dari dalam rumah. Lelah, bosan dan kesal rasanya sudah menjadi bagian sehari-hari, meskipun begitu kita tidak boleh kalah dengan kondisi ini. 

Ya, rasa optimisme di masa pandemi inilah yang ingin Bapak Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak sebarkan kepada seluruh masyarakat Jawa Timur. Keresahan terhadap pandemi Covid-19 tentu menjadi masalah bagi masyarakat, sehingga cara terbaik adalah mempraktikkan jarak sosial. Namun, pandemi ini bukan alasan untuk tidak aktif dan menyerah pada keterbatasan yang ada. 

Salah satu masalah yang menjadi fokus saat ini adalah mengenai rencana pemberian vaksin Covid-19 yang segera dilaksanakan oleh pemerintah. Seperti yang diterangkan oleh bapak Wagub bahwa sudah semestinya kita semua percaya dengan para dokter yang berkompeten di bidangnya. Semua dilakukan sesuai dengan SOP pemberian imunisasi di tengah pandemi jadi, kita tidak perlu khawatir lagi. 

Memang, persoalan mengenai vaksin Covid-19 ini masih merupakan hal yang baru sehingga tidak heran jika menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. Justru di saat inilah peran content creator dibutuhkan untuk membantu pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai proses vaksinasi Covid-19. 

Dalam pembicaraan kami sore itu, juga dibahas mengenai pembelajaran di masa pandemi yang dialihkan ke dalam pembelajaran daring. Faktanya banyak siswa, orang tua bahkan guru pengajar yang tidak siap dengan metode daring ini. Intinya, tidak semua orang tua mampu menjadi guru di rumah begitupula dengan beban para guru yang menjadi berkali lipat dalam pembelajaran daring ini. 

Salah satu teman bloger yang berprofesi menjadi guru mengeluarkan aspirasinya di hadapan Bapak Wagub, dia bercerita bagaimana proses mengajar jarak jauh dengan semua hambatan dan tantangannya. Melihat fenomena ini bapak Wagub mencoba memahami kondisi para siswa, orang tua dan guru yang sama-sama tidak mudah. 



Beliau juga memberikan ide untuk menggunakan metode pre-recording atau merekam pembelajaran yang disampaikan oleh para guru sehingga murid-murid bisa mengunduh dan menyimpannya untuk kembali dipelajari. Nah, saat sesi Zoom meeting dimulai para siswa sudah bisa paham dengan materi yang akan dipelajari. 

Sehingga waktu yang terbatas bisa memaksimalkan proses belajar mengajar secara daring. Menurut saya hal ini cukup efektif mengingat saat ini kebutuhan kuota internet saat daring melonjak tajam sehingga bisa membantu menghemat penggunaan kuota internet. Bapak Wagub juga berharap kepada semua murid menerapkan skill Independent Learned atau pembelajar mandiri. 

Beberapa karakteristik dari pembelajar mandiri yaitu mampu menentukan standar dan tujuan pembelajaran sebagai bentuk tanggung jawabnya, menganggap guru hanya sebagai fasilitator tambahan, memiliki kemampuan time management yang baik, dan mampu bekerja dengan maupun tanpa kelompok. 

Saya baru kali ini mendengar skill Independent Learned, dan menurut saya cara ini bisa membantu para siswa untuk bisa tetap kreatif dan mandiri di tengah keterbatasan. Para siswa tidak harus selalu menunggu penjelasan dari guru untuk mendapat jawaban dari soal-soal yang diberikan, namun bisa mencari jawabannya sendiri dengan kemampuan masing-masing bahkan tanpa bantuan Google. 

Bapak Wagub Mengajak Millenial Gunakan MJC! 


Kita semua tahu kalau permasalahan yang dihadapi selama masa pandemi ini bukan hanya pendidikan dan kesehatan saja, masalah perekonomian juga mendapat fokus dari Pemprov Jawa Timur. Bagaimana bisa tetap survive secara finansial di masa pandemi, terutama para generasi millenial yang baru saja lulus dari bangku universitas. 

MJC atau Millenial Job Center merupakan program yang memfasilitasi angkatan kerja muda untuk bisa mencoba peluang bisnis baru dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Salah satunya dengan mencoba menjadi freelancer atau tenaga kerja lepas. Menurut bapak Wagub MJC juga menjembatani peluang freelancer atau calon talenta yang memiliki pengalaman. 



MJC menyiapkan talent, mentor, dan klien menyambut gig economy global. Para talenta yang muncul dengan ide kreatif akan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif milenial. Ekonomi kreatif dan MJC bersinergi mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Timur. Untuk menunjang MJC ini, saat ini telah disiapkan command center dan co working space yang baik, tujuannya agar para milenial bisa berinteraksi tanpa dikenakan biaya. 

Waktu satu jam rasanya tidak cukup untuk membahas semua persoalan dan tantangan baru selama masa pandemi ini. Meski begitu, senang rasanya bisa berbincang dengan bapak Wakil Gubernur Jawa Timur dan mendengarkan semua aspirasi para pelaku content creator Jawa Timur sore itu. Rasanya saya kembali optimis melanjutkan hidup di masa pandemi supaya tetap survive.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

Pencarian

About me

About Me

Halo, perkenalkan saya Riska, seorang istri dan ibu dari satu putra. Suka menulis tentang hal apa saja khususnya yang saya pahami. Selengkapnya

Follow Us

  • facebook
  • instagram
  • twitter

Labels

Kecantikan Kesehatan Keuangan Opini Parenting Pengalaman REVIEW Sponsored Post wisata

recent posts

Komunitas

About Me

Blog Archive

  • ►  2015 (39)
    • ►  Juni (9)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  September (3)
    • ►  Oktober (12)
    • ►  November (10)
  • ►  2016 (84)
    • ►  Januari (8)
    • ►  Februari (7)
    • ►  Maret (4)
    • ►  April (1)
    • ►  Mei (6)
    • ►  Juni (20)
    • ►  Juli (12)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  September (1)
    • ►  Oktober (9)
    • ►  November (3)
    • ►  Desember (10)
  • ►  2017 (68)
    • ►  Januari (6)
    • ►  Maret (4)
    • ►  April (5)
    • ►  Mei (13)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  September (2)
    • ►  Oktober (8)
    • ►  November (5)
    • ►  Desember (10)
  • ►  2018 (102)
    • ►  Januari (6)
    • ►  Februari (6)
    • ►  Maret (11)
    • ►  April (12)
    • ►  Mei (11)
    • ►  Juni (7)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Agustus (10)
    • ►  September (11)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  November (12)
    • ►  Desember (8)
  • ►  2019 (71)
    • ►  Januari (4)
    • ►  Februari (6)
    • ►  Maret (6)
    • ►  April (7)
    • ►  Mei (6)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Agustus (6)
    • ►  September (6)
    • ►  Oktober (13)
    • ►  November (2)
    • ►  Desember (4)
  • ►  2020 (41)
    • ►  Januari (4)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Maret (2)
    • ►  April (5)
    • ►  Mei (4)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  September (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  November (3)
    • ►  Desember (6)
  • ►  2021 (67)
    • ►  Januari (5)
    • ►  Februari (7)
    • ►  Maret (2)
    • ►  April (8)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Juni (7)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  September (5)
    • ►  Oktober (7)
    • ►  November (4)
    • ►  Desember (8)
  • ►  2022 (67)
    • ►  Januari (4)
    • ►  Februari (7)
    • ►  Maret (6)
    • ►  April (11)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Juni (7)
    • ►  Juli (9)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  September (4)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  November (4)
    • ►  Desember (6)
  • ►  2023 (43)
    • ►  Januari (3)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Maret (3)
    • ►  April (4)
    • ►  Mei (5)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  September (6)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  November (2)
    • ►  Desember (7)
  • ►  2024 (29)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Mei (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Oktober (10)
    • ►  November (5)
    • ►  Desember (3)
  • ▼  2025 (4)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Mei (2)
    • ▼  Agustus (1)
      • Cara Praktis dan Aman dari Gangguan Spam Call

Created with by BeautyTemplates