Mengulas Serba-serbi Unik Jersey Piala Dunia Milik Perancis

Jersey yang merupakan seragam dari tim seperti tim sepak bola tidak jarang menjadi pilihan bagi sebagian orang untuk dijadikan kenang-kenangan misalnya saat piala dunia berlangsung. Jersey tersebut bisa dibeli di toko online atau toko konvensional resmi yang sudah ditunjuk atau bekerja sama dengan official seperti FIFA.

Namun tidak sedikit ditemukan tempat yang menjual replika jersey piala dunia dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan yang asli. Berbicara mengenai jersey, terdapat hal unik seputar jersey dari negara Perancis yang merupakan salah satu tim besar yang ‘langganan’ tampil di piala dunia.


Mengulas Serba-serbi Unik Jersey Piala Dunia Milik Perancis


Pertama adalah modifikasi kostum. Perancis merupakan salah satu negara yang memiliki kostum atau jersey terbaik untuk piala dunia. Misalnya kostum perancis yang didominasi dengan warna biru tua atau biru dongker dengan bagian kerah yang berwarna putih. Di tahun 1990an, kostum tersebut dimodifikasi atau dirubah oleh designer sehingga jersey yang awalnya hanya tampil polos ditambah dengan beberapa logo yang tercetak pada bagian depan jersey, menjadi full printed.

Kedua adalah jersey pinjaman. Bagi tim besar seperti timnas Peracis, mempunyai jersey lebih dari 1 buah hanya untuk 1 kali pertandingan bukanlah hal yang baru atau hal yang susah. Jersey cadangan tersebut akan digunakan di kondisi tertentu, misalnya kostum yang digunakan sudah terlalu basah karena keringat sehingga tidak nyaman dipergunakan, atau disebabkan juga karena jersey pertama yang dipergunakan tersebut robek misalnya karena ditarik oleh lawan ataupun terjatuh.

Namun, ada satu waktu dimana Perancis lupa membawa baju atau jersey cadangan dan akhirnya harus rela untuk menggunakan jersey milik tim yang lain yang merupakan tim lokal yang ada di Argentina. Kejadian tersebut terjadi saat gelaran Piala Dunia tahun 1978 tepatnya pada tanggal 10 Juni 1978.

Jersey piala Dunia milik Perancis kala itu berwarna putih dengan bawahan berwarna biru. Akan tetapi, ada kejanggalan yang terlihat. Di tanggal 10 Juni 1978 di Stadion Marta De Plata kala Perancis berhadapan dengan Hungaria pada pertandingan pertama kala penyisihan grup 1, le Blues tampil dengan seragam belang ala Glasgow Celtic.

Keunikan seragam yang dipergunakan oleh Perancis tersebut memiliki cerita yang menarik. Kala itu, televisi masih hitam putih dan belum ada paket streaming piala dunia seperti sekarang juga belum berwarna seperti yang ada saat ini terutama di Argentina yang masih menggunakan TV tersebut. Dari pihak televisi sendiri meminta agar kedua klub menggunakan warna yang kontras sehingga bisa membedakan antara klub yang satu dengan klub yang lainnya.

Awalnya, Hungaria aka menggunakan jenis jersey yang berwarna putih-putih sedangkan Perancis menggunakan atasan putih dan bawahan biru. Namun, karena hal tersebut, membuat salah satu tim harus rela menggunakan warna seragam yang berbeda atau berganti dengan seragam lain. Setelah melewati perundingan, Akhirnya timnas yang berjuluk Ayam Jantan ini bersedia untuk mengalah dan mengganti kostumnya.

Sayangnya, Perancis lupa untuk membawa jersey piala Dunia yang menjadi cadangan dari tim nasional dari negara Eifel tersebut. Akhirnya, panitia penyelenggaraan Piala Dnia memberikan solusi dengan meminjam kostum dari klub lokal yang ada di Argentina yaitu Atletico Kimberly. Karena klub lokal Argentina tersebut memiliki baju belang-belang hijau putih, maka pemain Perancis mau tidak mau harus mengganti seragamnya dengan seragam belang hijau putih tersebut dan bagian bawah atau celananya.

Namun Perancis tetap menggunakan jenis celana yang berwarna biru seperti jersey yang awalnya dipergunakan tersebut. Wah, kalau mendengar ceritanya tidak menyangka ya kalau untuk urusan jersey saja ada sejarahnya.

1 komentar:

  1. Dukung Perancis sih aku...
    Sampai aki beliin t-shirt buat suami bertuliskan France warna biru dongker

    BalasHapus

Jangan lupa berkomentar ya, tinggalkan alamat blognya biar bisa balik berkunjung.

Terima Kasih.