Ganti Oli Mudah Tanpa Ke Bengkel

Bukan hanya tubuh manusia yang harus selalu dijaga agar tetap sehat, tapi mesin mobil juga harus tetap dirawat lho. Salah satu perawatan yang paling penting untuk menjaga “kesehatan” mobil yaitu mengganti oli mobil secara rutin.

Seperti halnya motor atau kendaraan bermotor lainnya, oli mesin mobil juga membutuhkan perawatan secara berkala. Karena jika oli tersebut terlambat diganti, bisa mempengaruhi performa mesin mobil teman-teman. Jadi, tak ada salahnya untuk rutin membawa mobil kalian ke bengkel atau mengganti sendiri oli mobil tersebut.

Nah, bagi teman-teman yang ingin menggantinya sendiri, berikut beberapa cara ganti oli mobil tanpa harus membawanya ke bengkel.


Ganti Oli Mudah Tanpa Ke Bengkel


● Membuang Oli

Langkah pertama untuk ganti oli mobil sendiri tentunya dengan membuang oli yang lama terlebih dahulu. Adapun langkah-langkah yang harus teman-teman lakukan adalah:

1. Angkat Mobil dengan penyangga dan dongkrak, pastikan teman-teman telah memasang rem tangan dan pasang penyangga pada posisi yang tepat agar tidak merusak mobil.

2. Panaskan mobil sejenak sebelum teman-teman membuang oli, agar oli mobil menjadi hangat. Memanaskan mobil selama 2-3 menit bertujuan untuk mengencerkan oli agar bisa mengalir lebih cepat.

3. Cara ganti oli mobil selanjutnya yakni membuka kap mesin kemudian bukalah penutup oli yang berada di bagian atas mesin mobil teman-teman.

4. Kemudian carilah bak oli yang terletak di bagian bawah mesin.

5. Setelah menemukan bak oli yang posisinya paling dekat dari mesin, lalu buka baut penutup dengan cara diputar berlawanan arah jarum jam dan tunggulah oli yang mengalir dari bak, hingga seluruh oli yang lama keluar.

● Mengganti Saringan Oli

Cara ganti oli mobil selanjutnya yaitu dengan mengganti saringan olinya. Adapun langkah-langkahnya yaitu:

1. Carilah posisi saringan oli terlebih dahulu. Meskipun terkadang setiap jenis mobil memiliki tempat yang berbeda dalam meletakkan saringan oli, namun umumnya saringan tersebut berwarna putih, hitam, ataupun biru dengan bentuk silinder dan berukuran 10-15 cm.

2. Setelah menemukan saringannya, lepaskan saringan oli tersebut dengan cara memutar secara perlahan ke arah yang berlawanan dengan jarum jam.

3. Cara ganti oli mobil selanjutnya yaitu menyiapkan saringan baru. Sebelumnya teman-teman bisa mengolesi seal lingkaran saringan baru dengan oli yang baru.

4. Kemudian pasanglah saringan oli yang baru yang sudah diolesi oli, pasanglah dengan hati-hati agar tidak merusak alurnya.

● Menuangkan Oli Baru

Sebelum melanjutkan cara ganti oli mobil, pastikan teman-teman telah memilih oli mobil terbaik untuk mesin mobil kalian. Setelah itu, teman-teman bisa melakukan langkah-langkah berikut ini:

1. Tuangkan oli yang baru ke dalam lubang pengisian. Adapun untuk jumlah atau volume olinya berbeda untuk setiap jenis mobilnya. Pada umumnya, oli yang bisa teman-teman gunakan yakni 10-30 W, tapi sekali lagi, jumlahnya bisa saja berbeda untuk jenis mobil yang berbeda. Jadi teman-teman harus membaca petunjuk penggunaan mobil terlebih dahulu dengan seksama.

2. Setelah oli baru di tuangkan, pasanglah kembali tutup untuk pengisian oli tersebut. Jangan lupa untuk memeriksa terlebih dahulu apakah ada alat-alat yang masih tertinggal di sekitar mesin.

3. Cara ganti oli mobil selanjutnya yaitu teman-teman tinggal menyalakan mesin. Pastikan setelah mesin menyala bahwa lampu untuk indikator tekanan olinya sudah mati. Pastikan juga persneling pada posisi netral dan pasanglah rem tangan.

Selain itu, untuk menghindari kebocoran oli, pastikan baut penutup pada saringan oli sudah terpasang kencang dan benar. Menyalakan mesin setelah pengisian oli baru bertujuan untuk meningkatkan tekanan oli.

4. Cara mengganti oli mobil yang terakhir yakni me-reset lampu indikator penggantian oli. Namun untuk cara meresetnya tergantung pada jenis mobil teman-teman, sehingga teman-teman perlu membaca buku petunjuk penggunaan mesin mobil teman-teman terlebih dahulu.

Nah, setelah cara ganti oli mobil selesai, hal yang tidak bisa teman-teman abaikan yakni pembuangan dari oli bekas tersebut. Agar tidak menjadi limbah yang merusak lingkungan, teman-teman bisa memasukkan oli bekas tersebut ke dalam wadah yang tertutup dan permanen atau sejenisnya.

Bagaimana mudah bukan mengganti oli tanpa harus repot pergi ke bengkel?. Semoga artikel ini bermanfaat ya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan lupa berkomentar ya, tinggalkan alamat blognya biar bisa balik berkunjung.

Terima Kasih.