Meriahnya Gelaran Malang Flower Carnival 2018

Sekarang kalau teman-teman berlibur ke kota Malang jangan lewatkan acara Malang Flower Carnival. Sudah pernah dengar belum tentang Malang Flower Carnival ini? Kalau saya baru pertama kali dan sungguh dibuat takjub dengan parade yang diselenggarakan setiap tahunnya ini.

Ngomong-ngomong nih, ternyata Malang Flower Carnival sudah diadakan sebanyak 8 kali lho. Karnaval yang dijadikan branding Kota Malang sebagai Kota Bunga ini sudah digelar sejak tahun 2010. Selain mengangkat citra Malang sebagai kota bunga, karnaval ini salah satunya juga bertujuan untuk mendorong kreativitas warga.

Seperti yang sudah sama-sama kita thu kalau Malang terkenal dengan kota bunga. Jadilah, kegiatan ini sangat cocok diadakan oleh dinas pemerintah setempat. Selain itu, tentu saja karnaval ini diharapkan dapat memancing kunjungan wisatawan dari Nusantara dan mancanegara.


Meriahnya Gelaran Malang Flower Carnival 2018


Malang Flower Carnival 2018 diadakan mulai tanggal 14 sampai 16 September 2018 kemarin dan event ini berhasil masuk ke dalam 100 Calender Of Event Wonderful Indonesia. Dengan mengangkat tema Eksotika Bunga Nusantara, salah satu alasan acara ini gelar untuk branding agar masyarakat tahu bahwa Malang merupakan Kota Bunga.

Selain itu juga demi mendorong partisipasi dan kreatifitas masyarakat. Kreatifitas masyarakat bisa disalurkan dalam pembuatan kostum carnival tetapi tetap mengusung konsep go green. Ya, Malang Flower Carnival sejak pertama kali digelar selalu menggunakan limbah saat membuat kostum peserta.

Bukan tanpa alasan Isu sampah, lingkungan dan inovasi menjadi salah satu pesan yang digaungkan dalam karnaval ini. Sepanjang karnaval di Idjen Boulevard, panitia berulangkali mesti meminta penonton yang datang untuk memberikan jalan bagi peserta yang menggunakan kostum berbagai bahan daur ulang. Peserta Malang Flower Carnival mengenakan kostum-kostum dramatis yang terbuat dari kertas koran, kardus, bungkus plastik, karet sandal ataupun sampah kering lain.

Bahan-bahan daur ulang tersebut, dibentuk ornamen bunga dan ditampilkan sangat fashionable dan megah. Penuh warna warni dan berkelas. Bahan dasar tetap menggunakan limbah kering, dikombinasikan dengan bahan lain. Lebih cantik, ditambah pernik-pernik agar kesan kostum yang dipamerkan tetap glamour. Bukan sebagai barang murahan.

Kostum yang digunakan mulai dari mahkota, sayap tempat bunga yang mekar dan penutup tubuh, menggambarkan berbagai macam bunga yang menunjukkan keeksotikan Malang sebagai Kota Bunga. Tentunya, kostum ini dipadu dengan pakaian adat nusantara. Agar tidak jenuh, selama melintasi catwalk para 200 peserta tersebut berjalan diiringi dengan musik kontemporer.

Tahun lalu, MFC berhasil menarik 50.000 penonton yang memenuhi sisi Jalan Ijen, tempat dilangsungkannya karnaval dengan runway sepanjang 800 meter. Selain menghadirkan fashion show, Malang Fashion Carnival juga menghadirkan tarian kolosal, musik kontemporer hingga cosplay. Uniknya, cosplay yang hadir 'asli Indonesia', yaitu Gatot Kaca, Ken Arok hingga Arjuna.

Malang Flower Carnival 2018 tidak hanya dinikmati oleh wisatawan dalam negeri, tapi juga luar negeri. Selain itu, MFC juga diharapkan bisa menjadi karnaval internasional yang tak hanya diikuti oleh peserta dari Indonesia saja. Puncak gelaran parade kostum bunga ini mulai dari pukul 13.00 sampai 17.00 WIB.

MFC sendiri merupakan salah satu event unggulan Jawa Timur dan tercatat beberapa kali mendapat penghargaan di mancanegara. Seperti, The Best Performances dalam Parade Budaya Internasional di Moskow tahun 2014, Best National Costume, Miss Queen Tourism Ambassador International, di Kuala Lumpur, Malaysia pada 2016.

Oh iya, menurut informasi yang saya dapatkan ternyata para peserta juga berlomba untuk bisa memenangkan hadiah sebasar 40 juta, wow!. Menarik bukan? Jadi, saya sarankan kepada teman-teman untuk sempatkan waktu datang langsung menonton gelaran Malang Flower Carnival di tahun depan.

4 komentar:

  1. Wah, dengan acara seperti ini, kita jadi bisa lebih kreatif lagi ya dalam memanfaatkan sesuatu yang ada di sekitar kita. Contohnya seperti kertas koran bekas yang diubah menjadi kostum karnival, keren banget. Gak heran sih kalau jumlah penontonnya juga banyak.

    BalasHapus
  2. Gak heran sih kalau MFC menjadi salah satu event unggulan di Jawa Timur.

    BalasHapus
  3. Kelihatan banget ya kalau acarannya benar-benar maksimal.

    BalasHapus
  4. Pasti seru banget ya acaranya. Penontonnya aja sampek 50.000 penonton, gak kebayang riuhnya kayak gimana itu ya. :D

    BalasHapus

Jangan lupa berkomentar ya, tinggalkan alamat blognya biar bisa balik berkunjung.

Terima Kasih.