Smarteye.id Layanan Virtual Reality dan Augmented Reality Indonesia

by - Senin, April 11, 2022

Bicara soal teknologi kadang saya nggak membayangkan kalau teknologi melesat begitu cepat bahkan manfaatnya sangat bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Dari berbagai sektor mulai dari bidang pendidikan, kesehatan bahkan untuk pengembangan bisnis. Teman-teman sudah pernah mendengar tentang teknologi Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) belum?

Bisa dibilang kalau saat ini, teknologi VR (Virtual Reality) dan AR (Augmented Reality) memang sedang menjadi tren. Meski belum digunakan secara masif, khususnya di Indonesia, virtual reality ataupun augmented reality sudah terlihat geliatnya. Dan ternyata Pendidikan menjadi salah satu bidang yang menarik untuk dipasang teknologi VR atau AR.

Menggunakan teknologi VR dan AR di bidang pendidikan bisa membantu siswa memahami pelajaran. Tentunya siswa akan mendapatkan pengalaman pembelajaran yang sangat menyenangkan, baru dan tidak membosankan. Terlebih saat ini masih di masa pandemi dimana kegiatan belajar anak sangat terbatasi.

Meski demikian AR dan VR memiliki perbedaan yang cukup signifikan, lho. Secara umum, teknologi Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) memiliki tujuan yang sama. Yakni membangkitkan persepsi pada indera si pengguna. Sehingga pengguna bisa merasakan adanya dunia lain. Nah, lantas apa perbedaan keduanya?



Perbedaan Antara Teknologi Virtual Reality dan Augmented Reality


Teknologi Virtual Reality

Teknologi yang menghasilkan suatu lingkungan secara virtual untuk melakukan interaksi. Yang mana pengguna berada menjadi bagian dunia virtual tersebut dan bisa melakukan pergerakan di sana. Persepsi yang telah Virtual Reality Indonesia ciptakan membuat persepsi penggunanya merasakan sesuatu yang berbeda.

Untuk cara kerjanya sendiri VR bisa menggunakan headset agar hasil kerjanya terasa lebih maksimal. Headset tersebut terhubung ke suatu perangkat komputer dan model headsetnya seperti kacamata. Sengaja seperti itu agar membuat orang lain untuk menyaksikan dunia virtual semakin terasa lebih nyata melalui efek 3D yang ada pada headset.

Teknologi Augmented Reality

Augmented Reality atau AR adalah integrasi informasi digital dengan lingkungan pengguna secara real-time atau waktu yang nyata. AR tidaklah sama dengan VR (Virtual Reality), VR menciptakan lingkungan 3D yang benar-benar buatan, misalnya game FPS yang membuat si pengguna merasa betulan berada di dalam game.

Sedangkan di teknologi Augmented Reality Indonesia, ia menggunakan lingkungan yang ada di dunia nyata dan menambahkan informasi baru di atasnya. Misalnya sesederhana filter di Instagram yang atau game “Pokemon GO”. Selain itu teknologi Augmented Reality ini bisa digunakan tanpa menggunakan perangkat seperti headset.

Penerapan Teknologi Virtual Reality dan Augmented Reality di Berbagai Sektor


Faktanya saat ini sudah ada beberapa sektor yang mulai menggunakan teknologi Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) ini. Kedua teknologi ini memiliki banyak manfaat lain yang mampu membuat kehidupan menjadi nyata. Beberapa perusahaan mengembangkan teknologi VR dan AR yang bisa mempermudah dan membantu kehidupan manusia.

Bidang Kesehatan

Jika sebelumnya agak sulit mendiagnosa penyakit yang diderita oleh pasien, teknologi mampu membuat ahli medis professional untuk melakukan hal yang sulit sekalipun. Di antaranya, perusahaan medis menerapkan pelatihan medis bagi dokter, yang memungkinkan mereka bisa melihat ke dalam tubuh manusia dengan simulasi yang realistis. Hal ini pun mampu meningkatkan kualitas keperawatan yang dulu sulit dilakukan.

Bidang Konstruksi Bangunan

Manfaat lainnya dari teknologi AR dan VR adalah pada proses konstruksi sebuah bangunan. Dengan bantuan teknologi tersebut, maka seseorang tidak hanya dapat melihat desain bangunan pada layar 3D, tapi dapat seolah-olah berada di dalam bangunan yang hendak dibangun.

Bidang Desain Mobil

Pada industri otomotif masih menggunakan model tanah liat untuk menunjukkan desain sebuah produk. Dengan VR, bisa menunjukkan model mobil dalam skala satu banding satu. Selain itu, semua bagian dari desain mobil, misalnya seperti seberapa jauh pengguna harus menjulurkan tangannya untuk menjangkau dashboard, dapat dirasakan dengan akurat karena desainer akan seolah-olah berada di dalam mobil yang dibuat dan tidak hanya sekadar melihat desain di layar.

Bidang Logistik

Salah satu perusahaan logistik yang telah memanfaatkan Augmented Reality ialah DHL. Teknologi AR memudahkan karyawan dalam daftar penjemputan barang dan menunjukkan rute tercepat. Melalui pemindaian barcode, kacamata pintar bisa dengan cepat mengetahui apakan mereka berada di lokasi yang tepat dan secara efisien menemukan barang yang diperlukan di rak.

Well, teknologi Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) sangat menarik untuk digunakan dalam berbagai bidang. Apabila teman-teman tertarik untuk menggunakan berbagai produk dan layanan VR maupun AR untuk segala kebutuhan. Bisa menghubungi smarteye.id atau kunjungi langsung websitenya di www.smarteye.id.

You May Also Like

1 komentar

  1. Nanti aku mau liat2 ke websitenya. Menarik memang teknologi vr ini. Aku negbayangin kalo dipakai dlm pelajaran sekolah, mungkin anak2 bisa lebih mengerti ttg materi pelajaran. Cth nya aja kalo sejarah , biasanya ini pelajaran yg paling membosankan. Tapi kalo disajikan dlm bentuk vr, anak2 bisa melihat sendiri sejarah dari suatu peristiwa. Mungkin dgn begitu mereka jadi lebih mudah menangkap poin2 pentingnya.

    BalasHapus

Jangan lupa berkomentar ya, tinggalkan alamat blognya biar bisa balik berkunjung.

Terima Kasih.